Taqwa Kepada Allah Subhannahu wa
Ta'ala
Rabu,
17 Maret 04 Oleh: M. Ikhsan
Hadirin
... Jama'ah Jum'ah Yang dimuliakan Allah
Allah Subhannahu wa Ta'ala Maha Pencipta, Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha
Kuasa, Maha Pengatur semesta, Maha Pemberi rizqi bagi setiap manusia, binatang
dan makhluk lainnya. Oleh sebab itu Allahlah satu-satunya sembahan yang benar
yang harus diibadahi oleh hambaNya. Manusia diciptakan oleh Allah Subhannahu wa
Ta'ala tidak lain agar manusia itu beribadah hanya kepada Allah semata.
Artinya:
“Dan Aku (Allah) tidak menciptakan jin dan manu-sia melainkan supaya mereka
menyembahKu”.
Tetapi
manfaat ibadah itu justru untuk kepentingan mereka yang beribadah itu sendiri
dalam membentuk pribadinya menjadi orang yang bertaqwa.
يَا
أَيُّهَا
النَّاسُ
اعْبُدُوا
رَبَّكُمُ
الَّذِي
خَلَقَكُمْ
وَالَّذِينَ
مِنْ قَبْلِكُمْ
لَعَلَّكُمْ
تَتَّقُونَ
Artinya:
“Hai manusia, sembahlah Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang
sebelummu, agar kamu bertaqwa”. (QS. Al-Baqarah: 21)
Hadirin ... jama'ah Jum'ah yang dimuliakan Allah
Para sahabat dan salafus shalih yang memahami betul tuntunan Al-Qur’an dan
mengikuti jejak sunnah Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, mereka mempunyai
perhatian yang besar terhadap TAQWA ini, mereka terus mencari hakikatnya,
saling bertanya satu sama lain, serta mereka berusaha keras untuk mencapai
derajat TAQWA ini.
Imam Ibnu Katsir menyebutkan dalam Tafsirnya bahwa: Umar Ibnul Khathab
Radhiallaahu anhu. Bertanya kepada Ubai Ibnu Ka’ab Radhiallaahu anhu, tentang
TAQWA ini, maka berkatalah Ubai kepada Umar:
“Pernahkah engkau melewati jalan yang penuh duri?”
“Ya, Pernah”. Jawab Umar.
Ubai bertanya lagi: “Apa yang anda lakukan saat itu?”.
Umar menjawab: “Saya akan berjalan dengan sungguh-sungguh dan berhati-hati
sekali agar tak terkena dengan duri itu”. Lalu Ubai berkata: “Itulah TAQWA”.
Dari riwayat ini bisa kita ambil ibrahnya, bahwa TAQWA itu adalah kepekaan
batin, kelembutan perasaan, rasa khauf kepada Allah terus menerus, hingga ia
selalu waspada dan hati-hati agar tidak terkena duri syahwat dan duri syubhat
di jalanan. Ia menghindari perbuatan syirik sejauh-jauhnya, juga menghindari perbuatan
syirik sejauh-jauhnya, juga menghindari semua maksiat dan dosa, yang kecil
maupun yang besar. Serta ia juga berusaha keras sekuat tenaga mentaati dan
melaksanakan perintah-perintah Allah Subhannahu wa Ta'ala, lahir dan batin
dengan hati yang khudlu’ dan merendahkan diri di hadapan Allah Subhannahu wa
Ta'ala.
Hadirin ... jama’ah Jum’ah yang dimuliakan Allah
Di antara ciri-ciri orang yang bertaqwa kepada Allah itu adalah:
Ciri-ciri
orang yang bertaqwa ini, bisa kita lihat pada firman Allah:
Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan
kepada Surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk
orang-orang yang bertaqwa, (yaitu) orang-orang yang menginfaqkan (hartanya),
baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan
memaafkan (kesalahan) orang, Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.
Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya
diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa
mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan
mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.
Hadirin ... jamaah Jum’ah yang dimuliakan Allah
Betapa pentingnya nilai TAQWA, hingga merupakan bekal yang
terbaik dalam menjalani kehidupan di dunia dan betapa tinggi derajat TAQWA,
hingga manusia yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling taqwa
di antara mereka. Dan banyak sekali buah yang akan dipetik, hasil yang akan
diperoleh dan nikmat yang akan diraih oleh orang yang bertaqwa di antaranya
adalah:
يَا
أَيُّهَا
الَّذِينَ
آمَنُوا إِنْ
تَتَّقُوا
اللَّهَ
يَجْعَلْ
لَكُمْ
فُرْقَانًا
وَيُكَفِّرْ
عَنْكُمْ
سَيِّئَاتِكُمْ
وَيَغْفِرْ
لَكُمْ
وَاللَّهُ
ذُو الْفَضْلِ
الْعَظِيمِ
Hai orang-orang yang beriman, jika kamu bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan memberikan
kepadamu furqaan dan menghapuskan segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni
(dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. (QS. Al-Anfal: 29)
وَمَنْ
يَتَّقِ
اللَّهَ
يَجْعَلْ
لَهُ مَخْرَجًا،
وَيَرْزُقْهُ
مِنْ حَيْثُ
لَا يَحْتَسِبُ
Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan
mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada
disangka-sangkanya. (QS. At-Thalaq: 2-3)
وَمَنْ
يَتَّقِ
اللَّهَ
يَجْعَلْ
لَهُ مِنْ
أَمْرِهِ
يُسْرًا
Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Allah
menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya. (QS. At-Thalaq: 4)
قَالَ
إِنَّمَا
يَتَقَبَّلُ
اللَّهُ مِنَ الْمُتَّقِينَ
“Sesungguhnya
Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang taqwa”. (QS. Al-Maidah: 27)
لِلَّذِينَ
اتَّقَوْا
عِنْدَ
رَبِّهِمْ جَنَّاتٌ
تَجْرِي مِنْ
تَحْتِهَا
الْأَنْهَارُ
خَالِدِينَ
فِيهَا وَأَزْوَاجٌ
مُطَهَّرَةٌ
وَرِضْوَانٌ
مِنَ اللَّهِ
وَاللَّهُ
بَصِيرٌ
بِالْعِبَادِ
Untuk orang-orang yang bertaqwa (kepada Allah), pada sisi
Tuhan mereka ada Surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di
dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) istri-istri yang disucikan serta keridloan
Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hambaNya. (QS. Ali Imran: 15)
Jadi
dengan TAQWA kepada Allah kemuliaan hidup dapat dicapai, kebaikan dunia dapat
diperoleh dan kebaikan akhirat dengan segala kenikmatannya dapat dirasakan.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِيِمْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ. فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ.
Khutbah
Kedua
اَلْحَمْدُ
لِلَّهِ
حَمْدًا
كَثِيْرًا كَمَا
أَمَرَ
فَانْتَهُوْا
عَمَّا نَهَى
عَنْهُ
وَحَذَّرَ.
أَشْهَدُ
أَنْ لاَ
إِلَهَ إِلاَّ
اللهُ،
اَلْوَاحِدُ
الْقَهَّارُ،
وَأَشْهَدُ
أَنَّ مُحَمَّدًا
عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ.
قَالَ اللهُ
تَعَالَى
ِفْي
كِتَابِهِ
الْكَرِيْمِ:
إِنَّ اللهَ
وَمَلاَئِكَتَهُ
يُصَلُّوْنَ
عَلَى
النَّبِيِّ،
يَاأَيُّهاَ
الَّذِيْنَ
ءَامَنُوْا
صَلُّوْا
عَلَيْهِ
وَسَلِّمُوْا
تَسْلِيْمًا.
اَللَّهُمَّ
صَلِّ عَلَى
مُحَمَّدٍ
عَبْدِكَ
وَرَسُوْلِكَ
كَمَا
صَلَّيْتَ
عَلَى إِبْرَاهِيْمَ.
وَبَارِكْ
عَلَى
مُحَمَّدٍ وَعَلَى
آلِ
مُحَمَّدٍ
كَمَا
بَارَكْتَ
عَلَى
إِبْرَاهِيْمَ
وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ
حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ
اغْفِرْ
لِلْمُسْلِمِيْنَ
وَالْمُسْلِمَاتِ،
وَالْمُؤْمِنِيْنَ
وَالْمُؤْمِنَاتِ
اْلأَحْيَاءِ
مِنْهُمْ
وَاْلأَمْوَاتِ.
اَللَّهُمَّ
إِنَّا
نَسْأَلُكَ
الْهُدَى
وَالتُّقَى
وَالْعَفَافَ
وَالْغِنَى.
رَبَّنَا
هَبْ لَنَا
مِنْ
أَزْوَاجِنَا
وَذُرِّيَّاتِنَا
قُرَّةَ
أَعْيُنٍ
وَاجْعَلْنَا
لِلْمُتَّقِينَ
إِمَامًا.
رَبَّنَا لاَ
تُزِغْ
قُلُوْبَنَا
بَعْدَ إِذْ
هَدَيْتَنَا
وَهَبْ لَنَا
مِن
لَّدُنْكَ
رَحْمَةً
إِنَّكَ
أَنتَ
الْوَهَّابُ.
رَبَّنَا آتِنَا
فِي
الدُّنْيَا
حَسَنَةً
وَفِي الآخِرَةِ
حَسَنَةً
وَقِنَا
عَذَابَ
النَّارِ.
عِبَادَ
اللهِ، إِنَّ
اللهَ
يَأْمُرُكُمْ
بِالْعَدْلِ
وَاْلإِحْسَانِ
وَإِيتَآئِ
ذِي
الْقُرْبَى وَيَنْهَى
عَنِ
الْفَحْشَآءِ
وَالْمُنكَرِ
وَالْبَغْيِ
يَعِظُكُمْ
لَعَلَّكُمْ
تَذَكَّرُوْنَ.
فَاذْكُرُوا
اللهَ
الْعَظِيْمَ
يَذْكُرْكُمْ
وَاسْأَلُوْهُ
مِنْ فَضْلِهِ
يُعْطِكُمْ
وَلَذِكْرُ
اللهِ
أَكْبَرُ.
|
YAYASAN AL-SOFWA |