Cahaya
Dan Kitab Yang Nyata dari Allah
Kamis, 26 Agustus 10
إِنَّ
الْحَمْدَ
لله
نَحْمَدُهُ
وَنَسْتَعِيْنُهُ
وَنَسْتَغْفِرُهُ،
وَنَعُوْذُ بلله
مِنْ
شُرُوْرِ
أَنْفُسِنَا
وَمِنْ
سَيِّئَاتِ
أَعْمَالِنَا،
مَنْ
يَهْدِهِ
الله فَلَا
مُضِلَّ لَهُ
وَمَنْ
يُضْلِلْ
فَلَا هَادِيَ
لَهُ،
أَشْهَدُ
أَنْ لَا اله
إلا الله وَحْدَهُ
لَا شَرِيْكَ
لَهُ،
وَأَشْهَدُ
أَنَّ
مُحَمَّدًا
عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ
يَاأَيُّهاَ
الَّذِينَ
ءَامَنُوا
اتَّقُوا
الله حَقَّ
تُقَاتِهِ
وَلاَ
تَمُوتُنَّ
إِلاَّ
وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
يَاأَيُّهَا
النَّاسُ
اتَّقُوا
رَبَّكُمُ
الَّذِي
خَلَقَكُم
مِّنْ نَفْسٍ
وَاحِدَةٍ
وَخَلَقَ
مِنْهَا
زَوْجَهَا
وَبَثَّ مِنْهُمَا
رِجَالاً
كَثِيرًا
وَنِسَآءً
وَاتَّقُوا
اللهَ
الَّذِي
تَسَآءَلُونَ
بِهِ وَاْلأَرْحَامَ
إِنَّ الله
كَانَ
عَلَيْكُمْ
رَقِيبًا
يَاأَيُّهَا
الَّذِينَ
ءَامَنُوا
اتَّقُوا
الله
وَقُولُوا
قَوْلاً
سَدِيدًا .
يُصْلِحْ
لَكُمْ
أَعْمَالَكُمْ
وَيَغْفِرْ
لَكُمْ
ذُنُوبَكُمْ
وَمَن يُطِعِ
اللهَ وَرَسُولَهُ
فَقَدْ فَازَ
فَوْزًا
عَظِيمًا
أَمَّا
بَعْدُ:
فَإِنَّ
أَصْدَقَ
الْحَدِيْثِ
كِتَابُ الله
وَخَيْرَ
الْهَدْيِ
هَدْيُ
مُحَمَّدٍ صلى
الله عليه و
سلم وَشَرَّ
الْأُمُوْرِ
مُحْدَثَاتُهَا،
وَكُلَّ
مُحْدَثَةٍ
بِدْعَةٌ،
وَكُلَّ
بِدْعَةٍ
ضَلَالَةٌ،
وَكُلَّ ضَلَالَةٍ
فِي النَّارِ.
اللهم صَل
عَلَى
مُحَمدٍ،
وَعَلَى أله
وَصَحْبِهِ
وَسَلمْ.
Amma
Ba’du :
Ya
ikhwatal Islam!. Ya ummatal Qur’an! Bertakwalah kepada Allah
Subha Nahu Wata’ala dengan takwa yang sesungguhnya.
Ibadallah !
لَقَدْ
مَنَّ اللهُ
عَلَى
الْمُؤْمِنِينَ
إِذْ بَعَثَ
فِيهِمْ
رَسُولاً
مِّنْ
أَنفُسِهِمْ
‘’Sungguh Allah telah
memberi karunia kepada orang-orang yang beriman ketika Allah mengutus di antara
mereka seorang rasul dari golongan mereka sendiri’’
[Qs.Al-Imron :164)
Allah
menurunkan Kitab suci terbaik kepada RasulNya Shallallahu Alaihi Wasallam bagi
umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia. Kitab suci yang dapat menunjukkan
mereka jalan yang paling lurus dan jalur yang paling benar, serta dapat membawa
mereka keluar dari kondisi yang gelap menuju cahaya dengan izin allah.
Al-Qur’an adalah tempat berlindung ketika terjadi Fitnah (malapetaka) dan
penyelamat ketika terjadi musibah dan bencana .
Ya
ibadallah !. Ia adalah berita tentang apa yang terjadi
di masa lalu, kabar tentang apa yang terjadi dimasa depan, dan hokum yang
berlaku diantara anda sekalian. Ia adalah undang-undang yang tegas dan tidak
main-main. Siapa yang berani meninggalkannya akan dihancurkan oleh Allah.
Barangsiapa yang mencari petunjuk lain dil luar Al-Qur’an akan di sesatkan oleh
Allah. Orang yang mencari kemuliaan tanpa Al-Qur’an akan dihinakan oleh Allah
.siapa yang mencari kemenangan tanpa berhukum kepada Al-Qur’an akan
dijerumuskan oleh Allah. Al-Qur’an adalah tali Allah yang kokoh. Al-Qur’an
adalah jalan lurus yang tidak melenceng sehingga tidak perlu ditegur dan tidak
bengkok sehingga yidak perlu diluruskan. Dengan kitab ini hawa nafsu tidak
akaan melenceng, lidah tidak akan keliru serta tidak akan ada keluhan karena
terlalu banyak membacanya . para ulama’ tidak akan kenyang dengannya, dan
keajaibannya tidak akan habis. Barangsiapa yang berbicara dengan Al-Qur’an
pasti akan mengatakan yang benar , yang menetapkan hokum dengan Al-Qur’an pasti
berbuat adil , orng yang mengamalkan Al-Qur’an pasti mendapatkan pahala, dan
yang mengajak kepada Al-Qur’an pasti diberi petunjuk kepada jalan yang lurus
.Barangsiapa yang mau membaca Al-Qur’an dan mengamalkan isinya akan dijamin
oleh Allah be=ahwa dia tidak akan tersesat di dunia dan tidak akan celaka da
Akhirat. Ibnu Abbas berkata : ‘Siapa yang meninggalkannya, menjauhinya, dan
berpaling darinya pasti merugi di dunia dan akhirat. Itulah kerugian yang nyata
.
Allah
Subha Nahu Wata’ala berfirman :
قَالَ
اهْبِطَا
مِنْهَا
جَمِيعًا
بَعْضُكُمْ
لِبَعْضٍ
عَدُوٌّ
فَإِمَّا
يَأْتِيَنَّكُم
مِّنِّي هُدًى
فَمَنِ
اتَّبَعَ
هُدَايَ
فَلاَ
يَضِلُّ وَلاَيَشْقَى
وَمَنْ
أَعْرَضَ عَن
ذِكْرِى فَإِنَّ
لَهُ
مَعِيشَةً
ضَنكًا
وَنَحْشُرُهُ
يَوْمَ
الْقِيَامَةِ
أَعْمَى
قَالَ رَبِّ
لِمَ
حَشَرْتَنِي
أَعْمَى
وَقَدْ كُنتُ
بَصِيرًا
قَالَ
كَذَلِكَ
أَتَتْكَ
ءَايَاتُنَا
فَنَسِيتَهَا
وَكَذَلِكَ
الْيَوْمَ
تُنسَى
وَكَذَلِكَ
نَجْزِي مَنْ
أَسْرَفَ
وَلَمْ
يُؤْمِن بِئَايَاتِ
رَبِّهِ
وَلَعَذَابُ
اْلأَخِرَةِ
أَشَدُّ
وَأَبْقَى
Allah
berfirman:"Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu
menjadi musuh sebahagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk
daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan seat
dan ia tidak akan celaka.Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatan-Ku,
maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya
pada hari kiamat dalam keadaan buta. Berkatalah ia:"Ya Rabbku, mengapa
Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya seorang yang
melihat ? Allah berfirman:"Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat
Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu(pula) pada hari inipun kamu dilupakan
. Dan demikanlah Kami membalas orang yang melampaui batas dan tidak percaya
terhadap ayat-ayat Rabbnya. Dan sesungguhnya azab di akhirat itu lebih berat
dan lebih kekal. (QS. Thaha :123-127)
Di dalam
khutbahnya pada tahun haji wada’ Rasulullah Shallallhu ‘Alaihi Wasallam
Bersabda :
‘’ Aku
telah meninggalkan sesuatu yang kalian tidak akan tersesat sesudahnya bila
kalian berpegang teguh padanya, yaitu Kitab Allah .’’(HR.
Muslim, 1218, Abu Daud, 1905 dan ibnu Majah, 3074)
Allah
telah memberikan anugerah yang begitu kepada hamba-hambaNya dengan menurunkan
kitb suci (Al-Qur’an) yang agung ini . Allah Subha Nahu Wata’ala berfirman :
يَآأَيُّهَا
النَّاسُ
قَدْ
جَآءَتْكُم
مَّوْعِظَةٌ
مِّن
رَّبِّكُمْ
وَشِفَآءٌ لِّمَا
فِي
الصُّدُورِ
وَهُدًى
وَرَحْمَة لِّلْمُؤْمِنِين
Hai
manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Rabbmu dan penyembuh
bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi
orang-orang yang beriman. (QS. 10:57)
Allah
berfirman :
وَنَزَّلْنَا
عَلَيْكَ
الْكِتَابَ
تِبْيَانًا
لِّكُلِّ
شَىْءٍ
وَهُدًى
وَرَحْمَةً
وَبُشْرَى
لِلْمُسلمينْ
Dan Kami
turunkan kepadamu Al-Kitab (al-Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan
petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri. (QS.
16:89)
Allah
Subha Nahu Wata’ala berfirman :
يَاأَهْلَ
الْكِتَابِ
قَدْ
جَآءَكُمْ
رَسُولُنَا
يُبَيِّنُ
لَكُمْ
كَثِيرًا
مِّمَّا
كُنتُمْ
تُخْفُونَ
مِنَ
الْكِتَابِ
وَيَعْفُوا
عَن كَثِيرٍ
قَدْ
جَاءَكُم
مِّنَ اللهِ
نُورُُ
وَكِتَابُُ
مُّبِينُُ يَهْدِي
بِهِ اللهُ
مَنِ
اتَّبَعَ
رِضْوَانَهُ
سُبُلَ
السَّلاَمْ
وَيُخْرِجُهُم
مِّنَ
الظُّلُمَاتِ
إِلَى
النُّورِ
بِإِذْنِهِ
وَيَهْدِيهِمْ
إِلَى
صِرَاطٍ
مُّسْتَقِيمٍ
Hai ahli
kitab, sesungguhnya telahd atang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepada
mubanyak dari isi Al-Kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang)
dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab
yang menerangkan .Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti
keredhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengankitab itu pula) Allah
mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang
benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. (QS.
Al-Maidah :15-16)
Allah
Subha Nahu Wata’ala berfirman :
يَاأَيُّهَا
النَّاسُ
قَدْ
جَآءَكُمْ
بُرْهَانُُ
مِّن
رَّبِّكُمْ
وَأَنزَلْنَآإِلَيْكُمْ
نُورًا
مُّبِينًا
فَأَمَّا
الَّذِينَ
ءَامَنُوا
بِاللهِ
وَاعْتَصَمُوا
بِهِ
فَسَيُدْخِلُهُمْ
فِي رَحْمَةٍ
مِّنْهُ
وَفَضْلٍ
وَيَهْدِيهِمْ
إِلَيْهِ صِرَاطًا
مُّسْتَقِيمًا
Hai
manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari Rabbmu,
(Muhammad dengan mu'jizatnya) dan telah kami turunkan kepadamu cahaya yang
terang benderang (al-Qur'an). Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan
berpegang teguh kepada (agama)-Nya, niscaya Allah akan memasukkan mereka ke
dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya. Dan
menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya. (QS.
An-Nisa’:174-175)
Allah
Subha Nahu Wata’ala berfirman :
إِنَّ
هَذَا
الْقُرْءَانَ
يَهْدِي
لِلَّتِي
هِيَ
أَقْوَمُ
وَيُبَشِّرُ
الْمُؤْمِنِينَ
الَّذِينَ
يَعْمَلُونَ
الصَّالِحَاتِ
أَنَّ لَهُمْ
أَجْرًا
كَبِيرًا
Sesungguhnya
al-Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi
khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi
mereka ada pahala yang besar, (QS.Al-Isra’:9)
Allah
Subha Nahu Wata’ala berfirman :
وَنُنَزِّلُ
مِنَ
الْقُرْءَانِ
مَاهُوَ شِفَآءٌ
وَرَحْمَةٌ
لِّلْمُؤْمِنِينَ
وَلاَيَزِيدُ
الظَّالِمِينَ
إِلاَّخَسَارًا
Dan Kami
turunkan dari al-Qur'an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang
yang beriman dan al-Qur'an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim
selain kerugian. (QS. Al-Isra’:82)
Allah Subha
Nahu Wata’ala berfirman :
قُلْ
هُوَ
لِلَّذِينَ
ءَامَنُوا
هُدًى وَشِفَآءٌ
وَالَّذِينَ
لاَيُؤْمِنُونَ
فِي ءَاذَانِهِمْ
وَقْرٌ
وَهُوَ
عَلَيْهِمْ
عَمًى
"Al-Qur'an itu adalah
petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman.Dan orang-orang yang tidak beriman
pada telinga mereka ada sumbatan, sedang al-Qur'an itu suatu kegelapan bagi
mereka. (QS.Fushshilat :44)
Ayat-ayat
tentang hal ini banyak sekali dan tidak asing bagi siapa saja yang mau membaca
kitab Allah(Al-Qur’an) disertai dengan tadabbur (merenungkan maknanya) dan
menghadirkan hati, sebagaimana kebiasaan orang-orang berbakti dari generasi
salaf yang shalaih . Semoga allah berkenan merahmati dan meridhai mereka.
Dahulu ketika mereka mempelajari sepuluh ayat dari Al-Qur’an, mereka idak
melewatinya sebelum menguasai ilmunya dan mengamalkannya. Mak pelajarilah
ilmunya sekaligus amalnya seperti yang dikatakan oleh Abdullah bin Mas’ud
Radiyallahu Anhu. Mereka mempelajari perintah-perintah dan larangan-lerangannya
. lalu bergegas melaksanakannya tanpa ragu dan menyepelekan. Orang-orang yang
terpilih itulah yang mempelajari dan membaca Al-Qur’an dengan keyakinan bahwa
ia adalah firman Allah yang ditujukan kepada mereka. Allah berfirman kepada
mereka melalui Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Lalu mereka mengibarkan
bendera Al-Qur’an dalam bentuk ucapan dan perbuatan. Sehingga mereka mampu
membuat musuh-musuh Allah kekuatan serta mampu menyebarkan keadilan dan
perdamaian di bumi Allah. ‘’ Mereka telah membawa umat manusia keluar dari
penyembahan kepada sesame hamba menuju penyembahan kepada tuhan para hamba.
Dari sempitnya dunia menuju luasnya dunia dan Akhirat ; dari kezaliman
agama-agama menuju keadilan islam .’ Sehingga mereka berhasil mewujudkan
kebaikan dan kebahagiaan bagi kemanusiaan secara keseluruhan.
Ikhwatal
islam !.
Dewasa
ini kita benar-benar hidup pada zaman di mana fitnah meraja rela, gelombang
bencana menghantam, syahwat berkuasa, syubhat berkembang pesat, problem dan
tantangan beragam, penganjur bid’ah dan kemungkaran semakin banyak. Tidak ada
cara untuk lepas dari semua itu, meneguhkan kekuatan, menancapkan kaki,
menenteramkan jiwa, menghibur ruhani, mewujudkan janji, aman dari hukuman,
memantapkan keyakinan, dan mempertahankan citra yang baik, kecuali seluruh umat
islam baik sebagai penguasa, rakyat jelata, bangsa, Negara, pemuda, lanjut
usia, pria, wanita, ulama’, maupun masyarakat awam –mengarahkan perhatian yang
benar dengan sepenuh hati dan perasaan kepada kitab Allah. Dengan cara membaca,
merenungkan makna, mempelajarinya, mengajarkan, mengamalkan dan
memperaktikkannya . Kitab Allah adalah mata air segar yang tidak pernah kering
dan tidak akan busuk. Ia adalah gudang besar yang setiap kali dibelanjakan akan
bertambah isinya dan semakin sering dibaca semakin manis dan nikmat rasanya.
Namun gudang-gudangnya hanya akan diberikan kepada orang yang mengkajinya
dengan penuh hati dan mendengaarkannya dengan seksama .
Ma’syaral
muslimin. !
saat ini
banyak sekali orang yang berpaling dari Al-Qur’an dan menjauhinya . Siapan pun
yang mau memperhatikan kehidupan orang banyak, pasti akan menemukan bahwa
kehidupan mereka sama sekali tidak berhubung dengan Al-Qur’an . Wallahu
A'lam-Iyadzubillah ! Betapa banyak pelanggaran yang terjadi dan betapa besar
kewajiban yang di tinggalkan .
Ibadallah
!Subhanallah. ! mana perhatian umat islam sekarang terhadap
Al-Qur’an ?! mana kepedulian generasi muda umat terhadap kitab suci yang mulia
ini ?! Banyak dari mereka yang telah mengganti sesuatu yang baik dengan sesuatu
yang jelek . Laa haula wala quwwata illa billah ! mana perhatian kaum wanita
terhadap ajaran-ajaran Al-Qur’an yang menyuruh mereka menutup aurat , menjaga
rasa malu, memelihara sopan santun, dan menghindari berselok, buka aurat, dan
pergaulan bebas ?! Bahkan mana perhatian untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai
sumber hokum dalam segala aspek kehidupan ?!
Ya
Ibadallah. ! Fakta yang sebenarnya menunjukkan bahwa
kondisi mereka semua cocok dengan firman Allah Subha Nahu Wata’ala .
وَقَالَ
الرَّسُولُ
يَارَبِّ
إِنَّ قَوْمِي
اتَّخَذُوا
هَذَا
الْقُرْءَانَ
مَهْجُورًا
Berkatalah
Rasul:"Ya Rabbku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan al-Qur'an ini
sesuatu yang tidak diacuhkan". (QS. Al-Furqon :30)
Menjauhi
Al-Qur’an –Seperti kata Allamah Ibnul Qoyyim- meliputi menjauhi dengan cara
tidak mendengarkan dan mengimaninya ; menjauhi dengan cara tidak mengindahkan
apa yang dihalalkan dan diharamkannya meskipun mau membacanya dan mengimaninya
; menjauhi dengan cara tidak mau menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber hokum
dalam masalah pokok-pokok ajaran (ushul) agama maupun cabang-cabangnya (furu’);
menjauhi dengan cara tidak mau berusaha memehami dan mengetahui apa yang di
inginkan oleh Allah darinya ; dan menjauhi dengan cara enggan menjadikannya
menjadi obat penawar dari segala macam penyakit hati . Sayangnya, semua bentuk
menajauhi Al-Qur’an itu benar-benar terjadi di tengah realitas umat manusia
saat ini .
Orang-orang
yang membaca Kitab Allah tapi bersi keras untuk melanggar hukum-hukumnya bahkan
menambahkan bid’ah dan hal-hal baru ke dalam agama Allah- bukanlah orang-orang
yang beriman dengan sungguh-sungguh, kendati mereka mengaku beriman seribu kali
dan membacanya seumur hidup . Orang-oarang yang menunggangi punggung interaksi
dengan hal-hal yang haram, melumuri dirinya dengan perbuatan keji dan mungkar,
seperti zina, riba, menghilangkan nyawa tanpa hak, mencuri, berbuat curang,
berbuat zhalim, berdusta, menggunjing, mengadu domba, mengucapkan kata-kata
yang kotor, melakukan perbuatan yang hina dan hal-hal lain yang diharamkan .
mana perhatian mereka terhadap keimanan kepada Al-Qur’an ?!Orang-orang yang
meninggalkan kewajiban dan melenyapkan perintah seperti shalat, zakat, berbakti
kepada kedua orang tua, bersilaturrahmi, dan berbuat baik kepada orang-orang
miskin . Mana perhatian mereka terhadap keimanan kepada Al-Qur’an ?!
Sesungguhnya orang-orang yang mendengarkan Al-Qur’an atau membacanya tetapi
enggan memperaktikkannya akan mendapat bagian dari firman Allah Subha Nahu
Wata’ala .
وَمَنْ
أَعْرَضَ عَن
ذِكْرِى
فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً
ضَنكًا
وَنَحْشُرُهُ
يَوْمَ الْقِيَامَةِ
أَعْمَى
Dan
barangsiapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya
penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam
keadaan buta". (QS. Thaha :124)
Sengguh celaka
mereka yang menyerupakan diri dengan orang yang dimaksud di dalam firman Allah
,
وَيَقُولُونَ
سَمِعْنَا
وَعَصَيْنَا
Mereka
berkata:"Kami mendengar, tetapi kami tidak mau menurutinya. (QS.
An-Nisa’ :46)
Dekatlah
denagan Al-Qur’an! Dekatlah dengan Al-Qur’an wahai hamba-hamba Allah ! Kita
harus menimba mata airnya dan minum airnya untuk menggapai kebahagiaan dunia
dan Akhirat .
أَلَمْ
يَأْنِ
لِلَّذِينَ
ءَامَنُوا
أَن تَخْشَعَ
قُلُوبُهُمْ
لِذِكْرِ
اللهِ وَمَانَزَلَ
مِنَ
الْحَقِّ
Belumkah
datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka
mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka). (QS.
Al-Hadid :16)
A’udzu
billahi minasy syaithanir rajim :
إِنَّ
هَذَا
الْقُرْءَانَ
يَهْدِي
لِلَّتِي
هِيَ
أَقْوَمُ
وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ
الَّذِينَ
يَعْمَلُونَ
الصَّالِحَاتِ
أَنَّ لَهُمْ
أَجْرًا
كَبِيرًا
وَأَنَّ
الَّذِينَ
لاَيُؤْمِنُونَ
بِاْلأَخِرَةِ
أَعْتَدْنَا
لَهُمْ
عَذَابًا
أَلِيمًا
Sesungguhnya
al-Qur'an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi
khabar gembira kepada orang-orang Mu'min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi
mereka ada pahala yang besar, dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman
kepada hari akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih.
(QS.Al-Isro’ :9-10)
بارَكَ
الله لِيْ
وَلَكُمْ فِي
الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ،
وَنَفَعَنِيْ
وَإِيَّاكُمْ
بِمَا فِيْهِ
مِنَ
الْآيَاتِ
وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ.
أَقُوْلُ
قَوْلِيْ هذا
وَأَسْتَغْفِرُ
اللهَ لِيْ
وَلَكُمْ
وَلِسَائِرِ
الْمُسْلِمِيْنَ
مِنْ كُلِّ
ذَنْبٍ،
فَاسْتَغْفِرُوْهُ
إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ
الرَّحِيْمُ
Khutbah
Kedua
اَلْحَمْدُ
لله الَّذِيْ
أَرْسَلَ
رَسُوْلَهُ
بِالْهُدَى
وَدِيْنِ
الْحَـقِّ
لِيُظْهِرَهُ
عَلَى
الدِّيْنِ
كُلِّهِ
وَلَوْ كَرِهَ
الْمُشْرِكُوْنَ،
أَشْهَدُ
أَنْ لاَ إله
إِلاَّ الله
وَأَشْهَدُ
أَنَّ
مُحَمَّدًا
عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ،
قَالَ الله
تَعَالَى:
يَاأَيُّهاَ
الَّذِينَ
ءَامَنُوا
اتَّقُوا
الله حَقَّ
تُقَاتِهِ
وَلاَ
تَمُوتُنَّ
إِلاَّ
وَأَنتُم
مُّسْلِمُونَ
اللهم صَلِّ
عَلَى
مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِهِ
وَأَصْحَابِهِ
أَجْمَعِيْنَ.
أَمَّا
بَعْدُ
Ma’asyiral
muslimin rahimahumllah. ! Ucapkanlah shalawat dan salam kepada Nabi
yang menerima Kitab Allah ; Nabi anda yang terpilih dan sangat taat kepada
Allah. Sebagaimana diperintahkan oleh Allah kepada anda , Allah Subha Nahu
Wata’ala berfirman :
إِنَّ
اللهَ
وَمَلاَئِكَتَهُ
يُصَلُّونَ عَلَى
النَّبِيِّ
يَآأَيُّهَا
الَّذِينَ ءَامَنُوا
صَلُّوا
عَلَيْهِ
وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
Sesungguhnya
Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang
beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan
kepadanya. (QS. Al-Ahzab :56)
إِنَّ
اللهَ
وَمَلاَئِكَتَهُ
يُصَلُّونَ عَلَى
النَّبِيِّ
يَآأَيُّهَا
الَّذِينَ ءَامَنُوا
صَلُّوا
عَلَيْهِ
وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
اللهم
صَلِّ عَلَى
مُحَمَّدٍ،
وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ،
كَمَا
صَلَّيْتَ
عَلَى
إِبْرَاهِيْمَ،
وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ
حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ.
اللهم
بَارِكْ
عَلَى
مُحَمَّدٍ،
وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ،
كَمَا
بَارَكْتَ
عَلَى
إِبْرَاهِيْمَ،
وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ
حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ.
اللهم
اغْـفِـرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ
وَالْمُسْلِمَاتِ،
رَبَّنَا
ظَلَمْنَا
أَنْفُسَنَا
وَإِنْ لَمْ
تَغْـفِـرْ
لَنَا
وَتَرْحَمْنَا
لَنَكُونَنَّ
مِنَ
الْخَاسِرِيْنَ،
رَبَّنَا
آتِنَا فِي
الدُّنْيَا
حَسَنَةً
وَفِي
الْآخِرَةِ
حَسَنَةً
وَقِنَا
عَذَابَ
النَّارِ. اللهم
إِنَّا
نَسْأَلُكَ
الْهُدَى
وَالتُّقَى
وَالْعَفَافَ
وَالْغِنَى.
اللهم إِنَّا
نَعُوْذُ
بِكَ مِنْ زَوَالِ
نِعْمَتِكَ
وَتَحَوُّلِ
عَافِيَتِكَ
وَفُجَاءَةِ
نِقْمَتِكَ
وَجَمِيْعِ
سَخَطِكَ.
وَآخِرُ
دَعْوَانَا
أَنِ
الْحَمْدُ لله
رَبِّ
الْعَالَمِيْنَ.
وَصَلى الله
عَلَى
نَبِيِّنَا
مُحَمَّدٍ
وَعَلَى
آلِهِ
وَصَحْبِهِ
وَسَلَّمَ
( Dikutip dari buku : Kumpulan Khutbah Jum’at Pilihan Setahun Edisi
pertama, ElBA Al-Fitrah, Surabaya . Diposting oleh Yusuf Al-Lombaky