
Sikap Muslim
TeRhadap HaRi Raya ORang KafiR
إِنّ
الْحَمْدَ
ِللهِ
نَحْمَدُهُ
وَنَسْتَعِيْنُهُ
وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ
مِنْ
شُرُوْرِ
أَنْفُسِنَا
وَسَيّئَاتِ
أَعْمَالِنَا
مَنْ
يَهْدِهِ
اللهُ فَلاَ
مُضِلّ لَهُ
وَمَنْ
يُضْلِلْ
فَلاَ هَادِيَ
لَهُ أَشْهَدُ
أَنْ لاَ
إِلهَ إِلاّ
اللهُ
وَأَشْهَدُ
أَنّ
مُحَمّدًا
عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ
يَاأَيّهَا
الّذَيْنَ
آمَنُوْا
اتّقُوا اللهَ
حَقّ
تُقَاتِهِ
وَلاَ
تَمُوْتُنّ
إِلاّ
وَأَنْتُمْ
مُسْلِمُوْنَ
يَاأَيّهَا
النَاسُ
اتّقُوْا
رَبّكُمُ الّذِي
خَلَقَكُمْ
مِنْ نَفْسٍ
وَاحِدَةٍ
وَخَلَقَ
مِنْهَا
زَوْجَهَا وَبَثّ
مِنْهُمَا
رِجَالاً
كَثِيْرًا
وَنِسَاءً
وَاتّقُوا
اللهَ الَذِي
تَسَاءَلُوْنَ
بِهِ
وَاْلأَرْحَام
َ إِنّ اللهَ
كَانَ
عَلَيْكُمْ
رَقِيْبًا
يَاأَيّهَا
الّذِيْنَ
آمَنُوْا
اتّقُوا اللهَ
وَقُوْلُوْا
قَوْلاً
سَدِيْدًا
يُصْلِحْ
لَكُمْ
أَعْمَالَكُمْ
وَيَغْفِرْلَكُمْ
ذُنُوْبَكُمْ
وَمَنْ
يُطِعِ اللهَ
وَرَسُوْلَهُ
فَقَدْ فَازَ
فَوْزًا عَظِيْمًا،
أَمّا بَعْدُ
...
فَأِنّ
أَصْدَقَ
الْحَدِيْثِ
كِتَابُ اللهِ،
وَخَيْرَ
الْهَدْىِ
هَدْىُ
مُحَمّدٍ صَلّى
الله
عَلَيْهِ
وَسَلّمَ، وَشَرّ
اْلأُمُوْرِ
مُحْدَثَاتُهَا،
وَكُلّ
مُحْدَثَةٍ
بِدْعَةٌ
وَكُلّ
بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً،
وَكُلّ
ضَلاَلَةِ
فِي النّارِ.
Sidang shalat Jum’at
Rahimakumullah,
Sesungguhnya nikmat teRbesaR yang dibeRikan Oleh Allah Subhannahu wa Ta'ala
kepada hamba-Nya adalah nikmat Islam dan iman seRta istiqOmah di atas jalan
yang luRus. Allah Subhannahu wa Ta'ala telah membeRitahukan bahwa yang dimaksud
jalan yang luRus adalah jalan yang ditempuh Oleh hamba-hamba-Nya yang telah
dibeRi nikmat daRi kalangan paRa nabi, shiddiqin, syuhadaa dan shOlihin (Qs. An
Nisaa :69).
Jika dipeRhatikan dengan
teliti, maka kita dapati bahwa musuh-musuh Islam sangat gigih beRusaha
memadamkan cahaya Islam, menjauhkan dan menyimpangkan ummat Islam daRi jalan
yang luRus, sehingga tidak lagi istiqOmah.Hal ini dibeRitahukan sendiRi Oleh
Allah Ta'ala di dalam fiRman-Nya, diantaRanya, yang aRtinya: "Sebagian besaR Ahli Kitab menginginkan agaR
meReka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiRan setelah kamu beRiman, kaRena
dengki yang (timbul) daRi diRi meReka sendiRi, setelah nyata bagi meReka
kebenaRan. Maka ma'afkanlah dan biaRkanlah meReka, sampai Allah mendatangkan
peRintah-Nya. Sesung-guh-Nya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
(QS. 2:109)
FiRman Allah Subhannahu wa Ta'ala yang lain, aRtinya: Katakanlah: "Hai
Ahli Kitab, mengapa kamu menghalang-halangi daRi jalan Allah ORang-ORang yang
telah beRiman, kamu menghendakinya menjadi bengkOk, padahal kamu
menyaksikan". Allah sekali-kali tidak lalai daRi apa yang kamu keRjakan.
(QS. 3:99)
ARtinya : "Hai ORang-ORang yang
beRiman, jika kamu menta'ati ORang-ORang yang kafiR itu, niscaya meReka
mengembalikan kamu kebelakang (kepada kekafiRan), lalu jadilah kamu ORang-ORang
yang Rugi". (QS. 3:149)
Sidang shalat Jum’at Rahimakumullah,
Salah satu caRa meReka untuk menjauhkan umat Islam daRi agama (jalan yang
luRus)yakni dengan menyeRu dan mempublikasikan haRi-haRi besaR meReka ke
seluRuh lapisan masyaRakat seRta dibuat kesan seOlah-Oleh hal itu meRupakan
haRi besaR yang sifatnya umum dan bisa dipeRingati Oleh siapa saja. Oleh kaRena
itu, KOmisi Tetap URusan Penelitian Ilmiyah dan Fatwa KeRajaan ARab Saudi telah
membeRikan fatwa beRkenaan dengan sikap yang sehaRusnya dipegang Oleh setiap
muslim teRhadap haRi-haRi besaR ORang kafiR.SecaRa gaRis besaR fatwa yang
dimaksud adalah:
Sidang shalat Jum’at
Rahimakumullah,
DaRi uRaian di atas, maka tidak dipeRbOlehkan bagi setiap muslim yang mengakui
Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama dan Muhammad sebagai nabi dan Rasul,
untuk ikut meRayakan haRi besaR yang tidak ada asalnya di dalam Islam, tidak
bOleh menghadiRi, beRgabung dan membantu teRselenggaRanya acaRa teRsebut.KaRena
hal ini teRmasuk dOsa dan melanggaR batasan Allah.Dia telah melaRang kita untuk
tOlOng-menOlOng di dalam dOsa dan pelanggaRan, sebagaimana fiRman Allah,
aRtinya: "Dan tOlOng-menOlOnglah
kamu di dalam (mengeRjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tOlOng-menOlOng
dalam beRbuat dOsa dan pelanggaRan. Dan beRtaqwalah kamu kepada Allah,
sesungguhnya Allah amat beRat siksa-Nya." (QS. 5:2)
أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا أَسْتَغْفِرُ الله لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ اْلغَفُوْرُ الرّحِيْمُ
[KHUTBAH
KEDUA]
إِنَّ
الْحَمْدَ
لِلَّهِ
نَحْمَدُهُ
وَنَسْتَعِيْنُهُ
وَنَسْتَغْفِرُهْ
وَنَعُوذُ
بِاللهِ مِنْ
شُرُوْرِ
أَنْفُسِنَا
وَمِنْ
سَيِّئَاتِ
أَعْمَالِنَا،
مَنْ
يَهْدِهِ
اللهُ فَلاَ
مُضِلَّ لَهُ
وَمَنْ
يُضْلِلْ
فَلاَ
هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ
أَنْ لاَ
إِلَهَ
إِلاَّ اللهُ
وَحْدَهُ لاَ
شَرِيْكَ
لَهُ
وَأَشْهَدُ
أَنَّ مُحَمَّدًا
عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ
صَلَّى اللهُ
عَلَى
نَبِيِّنَا
مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِهِ
وَأَصْحَابِهِ
وَسَلَّمَ
تَسْلِيْمًا
كَثِيْرًا.
Sidang shalat Jum’at
Rahimakumullah,
Tidak dipeRbOlehkan kaum muslimin membeRikan RespOn di dalam bentuk apapun yang
intinya ada unsuR dukungan, membantu atau memeRiahkan peRayaan ORang kafiR,
sepeRti : iklan dan himbauan; menulis ucapan pada jam dinding atau fandel;
menyablOn/membuat baju beRtuliskan peRayaan yang dimaksud; membuat cindeRamata
dan kenang-kenangan; membuat dan mengiRimkan kaRtu ucapan selamat; membuat buku
tulis;membeRi keistimewaan sepeRti hadiah /diskOn khusus di dalam peRdagangan,
ataupun(yang banyak teRjadi) yaitu mengadakan lOmba Olah Raga di dalam Rangka
mempeRingati haRi Raya meReka. Kesemua ini teRmasuk di dalam Rangka membantu
syiaR meReka.
Kaum muslimin tidak dipeRbOlehkan beRanggapan bahwa haRi Raya ORang kafiR
sepeRti tahun baRu (masehi), atau milenium baRu sebagai waktu penuh beRkah(haRi
baik) yang tepat untuk memulai babak baRu di dalam langkah hidup dan bekeRja,
di antaRanya adalah sepeRti melakukan akad nikah,memulai bisnis, pembukaan
pROyek-pROyek baRu dan lain-lain. Keyakinan sepeRti ini adalah batil dan haRi
teRsebut sama sekali tidak memiliki kelebihan dan ke-istimewaan di atas
haRi-haRi yang lain.
DilaRang bagi umat Islam untuk mengucapkan selamat atas haRi Raya ORang kafiR,
kaRena ini menunjukkan sikap Rela teRhadapnya di samping membeRikan Rasa
gembiRa di hati meReka.BeRkaitan dengan ini Ibnul Qayim Rahimahullah peRnah
beRkata, "Mengucapkan selamat
teRhadap syiaR dan simbOl khusus ORang kafiR sudah disepakati kaha-Ramannya sepeRti
membeRi ucapan selamat atas haRi Raya meReka, puasa meReka dengan mengucapkan,
"Selamat haRi Raya (dan yang semisalnya), meskipun pengucapnya tidak
teRjeRumus ke dalam kekufuRan, namun ia telah melakukan kehaRaman yang besaR,
kaRena sama saja kedudukannya dengan mengucapkan selamat atas sujudnya meReka
kepada salib. Bahkan di hadapan Allah, hal ini lebih besaR dOsanya daRipada
ORang yang membeRi ucapan selamat kapada peminum khamaR, pembunuh, pezina dan
sebagainya. Dan banyak sekali ORang Islam yang tidak memahami ajaRan agamanya,
akhiRnya teRjeRumus ke dalam hal ini, ia tidak menyadaRi betapa besaR kebuRukan
yang telah ia lakukan. Dengan demikian, baRang siapa membeRi ucapan selamat
atas kemaksiatan, kebid'ahan dan lebih-lebih kekufuRan, maka ia akan beRhadapan
dengan muRka Allah". Demikian ucapan beliau Rahimahullah!
Setiap muslim haRus meRasa bangga dan mulia dengan haRi Rayanya sendiRi
teRmasuk di dalam hal ini adalah kalendeR dan penanggalan hijRiyah yang telah
disepakati Oleh paRa shahabat Radhiallaahu anhu, sebisa mungkin kita peRtahan
kan penggunaannya, walau mungkin lingkungan belum mendukung. Kaum muslimin
sepeninggal shahabat hingga sekaRang (sudah 14 abad), selalu menggunakannya dan
setiap peRgantian tahun baRu hijRiyah ini, tidak peRlu dengan mangadakan
peRayaan-peRayaan teRtentu.
Demikianlah sikap yang sehaRusnya dimiliki Oleh setiap mukmin, hendaknya ia
selalu menasehati diRinya sendiRi dan beRusaha sekuat tenaga menyelamatkan diRi
daRi apa-apa yang menyebabkan kemuRkaan Allah dan laknatNya. Hendaknya ia
mengambil petunjuk hanya daRi Allah dan menjadikan Dia sebagai penOlOng.
Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta’ala membeRikan kepada kita semuanya, Rasa
takut hanya kepada-Nya sehingga dengan Rasa takut itu dapat membentengi diRi
kita agaR tidak beRani beRbuat maksiat kepada-Nya.
اللهُمَّ
صَلِّ عَلَى
مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ
كَمَا
صَلَّيْتَ
عَلَى إِبْرَاهِيْمَ
وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ
حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ
اَللّهُمّ
اغْفِرْ
لِلْمُسْلِمِيْنَ
وَاْلمُسْلِمَاتِ
وَالْمُؤْمِنِيْنَ
وَالْمُؤْمِنًاتِ
اَلأَحْيَاءِ
مِنْهُمْ
وَالأَمْوَاتِ
إِنّكَ
سَمِيْعٌ
مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ
رَبّنََا
لاَتًؤَخِذْنَا
إِنْ
نَسِيْنَا أَوْ
أَخْطَأْنَا
رَبّنَا
وَلاَ
تَحْمِلْ عَلَيْنَا
إِصْرًا
كَمَا
حَمَلْتَهُ
عَلىَ
الّذِيْنَ
مِنْ
قَبْلِنَا
رَبّنَا
وَلاَ تُحَمّلْنَا
مَالاَ
طَاقَةَ
لَنَا بِهِ
وَاعْفُ عَنّا
وَاغْفِرْ
لَنَا
وَارْحَمْنَا
أَنْتَ
مَوْلَنَا
فَانْصُرْنَا
عَلىَ
الْقَوْمِ
الْكَافِرِيْنَ.
رَبّنَا
آتِنَا فِي
الدّنْيَا
حَسَنَةً وَ فِي
اْلأَخِرَةِ
حَسَنَةً
وَقِنَا
عَذَابَ
النّارِ.
وَالْحَمْدُ
لله رَبّ
الْعَالَمِيْنَ.
:: COmpiled by oRiDo™ ::