_files/image002.gif)
Buah Ramadhan
PeRedam MuRka Ilahi (Edisi Khusus Khutbah 'Idul FitRi)
إِنّ
الْحَمْدَ
ِللهِ
نَحْمَدُهُ
وَنَسْتَعِيْنُهُ
وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ
مِنْ
شُرُوْرِ
أَنْفُسِنَا
وَسَيّئَاتِ
أَعْمَالِنَا
مَنْ
يَهْدِهِ
اللهُ فَلاَ
مُضِلّ لَهُ
وَمَنْ يُضْلِلْ
فَلاَ
هَادِيَ لَهُ
أَشْهَدُ
أَنْ لاَ إِلهَ
إِلاّ اللهُ
وَأَشْهَدُ
أَنّ مُحَمّدًا
عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ
صَلّ
وَسَلّمْ
عَلى
مُحَمّدٍ وَعَلى
آلِهِ
وِأَصْحَابِهِ
وَمَنْ
تَبِعَهُمْ
بِإِحْسَانٍ
إِلَى يَوْمِ
الدّيْن.
يَاأَيّهَا
الّذَيْنَ
آمَنُوْا
اتّقُوا
اللهَ حَقّ
تُقَاتِهِ
وَلاَ تَمُوْتُنّ
إِلاّ
وَأَنْتُمْ
مُسْلِمُوْنَ
يَاأَيّهَا
النَاسُ
اتّقُوْا
رَبّكُمُ الّذِي
خَلَقَكُمْ
مِنْ نَفْسٍ
وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ
مِنْهَا
زَوْجَهَا
وَبَثّ
مِنْهُمَا
رِجَالاً
كَثِيْرًا
وَنِسَاءً
وَاتّقُوا
اللهَ الَذِي
تَسَاءَلُوْنَ
بِهِ
وَاْلأَرْحَام
َ إِنّ اللهَ
كَانَ
عَلَيْكُمْ
رَقِيْبًا
يَاأَيّهَا
الّذِيْنَ
آمَنُوْا
اتّقُوا اللهَ
وَقُوْلُوْا
قَوْلاً
سَدِيْدًا
يُصْلِحْ
لَكُمْ
أَعْمَالَكُمْ
وَيَغْفِرْلَكُمْ
ذُنُوْبَكُمْ
وَمَنْ
يُطِعِ اللهَ
وَرَسُوْلَهُ
فَقَدْ فَازَ
فَوْزًا
عَظِيْمًا،
أَمّا بَعْدُ
...
فَأِنّ
أَصْدَقَ
الْحَدِيْثِ
كِتَابُ اللهِ،
وَخَيْرَ
الْهَدْىِ
هَدْىُ
مُحَمّدٍ صَلّى
الله
عَلَيْهِ
وَسَلّمَ،
وَشَرّ اْلأُمُوْرِ
مُحْدَثَاتُهَا،
وَكُلّ
مُحْدَثَةٍ
بِدْعَةٌ
وَكُلّ
بِدْعَةٍ
ضَلاَلَةً، وَكُلّ
ضَلاَلَةِ
فِي النّارِ.
MA’ASYIRAL
MUSLIMIN SIDANG ‘IDUL FITRI RAHIMAKUMULLAH!!!
Belakangan, banyak peRistiwa yang melanda negRi ini daRi bencana alam yang
datang silih beRganti, seakan-akan tak peRnah beRhenti menguji bangsa kita yang
semakin haRi semakin teRpuRuk. GelOmbang tsunami, gunung meRapi, lumpuR
lapindO, tanah lOngsOR dan masih banyak lagi bencana-bencana lain yang semua
masih menyisakan tangis sanak famili daRi kORban-kORbannya hingga detik ini.
Entah sampai kapan negRi ini akan selesai daRi semua ujian atau mungkin
‘adzab’(menuRut sebagian ORang)?
MA’ASYIRAL
MUSLIMIN SIDANG ‘IDUL FITRI RAHIMAKUMULLAH!!!
Belum lagi sedeRetan kasus-kasus ‘hebOh’ dan kRiminalitas yang setiap haRinya
tidak peRnah sepi menghiasi dan mengisi dunia suRat kabaR kita. DaRi MaRaknya
pesta seks bebas dan naRkOba di tengah paRa pelajaR/mahasiswa, kawin ceRai di
kalangan ‘publik figuR’, pembunuhan antaR keRabat dekat, pemeRkOsaan ayah
dengan anak kandungnya, hamil tanpa status ayah yang jelas, kawin kOntRak yang
tengah maRak di tengah masyaRakat dan peRguRuan tinggi, peRselingkuhan di
peRkantORan, abORsi, bOcah SD bunuh diRi, penyulikan anak yang beRakhiR dengan
sOdOmi dan pembunuhan, KKN di semua instansi baik pemeRintah mau pun swasta,
‘ilegal lOgging’, pembObOlan bank-bank, dan masih banyak lagi aksi-aksi
kejahatan dan kemaksiatan baik yang dilakukan secaRa kOlektif maupun individu
yang belum disebutkan.
MA’ASYIRAL MUSLIMIN SIDANG ‘IDUL FITRI
RAHIMAKUMULLAH!!!
Mungkinkah ini yang membuat negRi kita tak peRnah beRhenti daRi malapetaka yang
menimpa dan daRi keteRpuRukan yang semakin melanda? KaRena musibah tidak akan
teRjadi menimpa suatu negRi melainkan disebabkan Oleh ulah tangan kebanyakan
penduduknya (kemaksiatan yang meReka telah peRbuat), sebagaimana disinyaliR
dalam banyak fiRman Allah subhanahu wata’ala diantaRanya,
مَا
أَصَابَكَ
مِنْ
حَسَنَةٍ
فَمِنَ اللهِ وَمَا
أَصَابَكَ
مِنْ
سَيِّئَةٍ
فَمِنْ نَفْسِكَ...
“Apa
saja nikmat yang kamu peROleh adalah daRi Allah, dan apa saja bencana yang
menimpamu, maka daRi (kesalahan) diRimu sendiRi.”…(QS. an-Nisa: 79)
ظَهَرَ
اْلفَسَادُ
فِى اْلبَرِّ
وَاْلبَحْرِ
بِمَا
كَسَبَتْ
أَيْدِى
النَّاسِ
لِيُذِيقَهُمْ
بَعْضَ
الَّذِي
عَمِلُوا
لَعَلَّهُمْ
يَرْجِعُونَ
“Telah
nampak keRusakan di daRat dan di laut disebabkan kaRena peRbuatan tangan
manusia, supaya Allah meRasakan kepada meReka sebahagian daRi (akibat)
peRbuatan meReka, agaR meReka kembali (ke jalan yang benaR).” (QS. aR-Ruum: 41)
وَمَا
أَصَابَكُمْ
مِنْ
مُصِيبَةٍ
فَبِمَا
كَسَبَتْ
أَيْدِيكُمْ
وَيَعْفُوا
عَنْ كَثِيرٍ
“Dan
apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan Oleh peRbuatan
tanganmu sendiRi, dan Allah memaafkan sebagian besaR (daRi
kesalahan-kesalahanmu).” (QS. as-SyuRa: 30)
MA’ASYIRAL MUSLIMIN SIDANG ‘IDUL FITRI
RAHIMAKUMULLAH!!!
Bahkan kita menyaksikan dan mendengaR sendiRi bukan hanya pelaku-pelaku
kemaksiatan teRsebut saja yang menjadi kORban daRi keganasan dan dasyatnya
adzab Allah bahkan ORang-ORang yang tidak tahu menahu akan peRbuatan bejat dan
nista ORang-ORang disekililingnya juga menjadi sasaRan daRi amukan kemaRahan Sang
‘Muntaqim’.
وَاتَّقُوا
فِتْنَةً لاَ
تُصِيبَنَّ
الَّذِينَ
ظَلَمُوا
مِنْكُمْ
خَاصَّةً
وَاعْلَمُوا
أَنَّ اللهَ
شَدِيدُ
الْعِقَابِ
“Dan
pelihaRalah diRimu daRi pada siksaan yang tidak khusus menimpa ORang-ORang yang
zhalim saja diantaRa kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keRas siksaan-Nya.”
(QS. al-Anfal: 25)
Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam beRsabda,
إِذَا
ظَهَرَ
السُّوءُ فِي
اْلأَرْضِ
أَنْزَلَ
اللهُ
بِأَهْلِ
اْلأَرْضِ
بَأْسَهُ . فَقُلْتُ
[ عائشة ] :
وَفِيهِمْ
أَهْلُ
طَاعَةِ اللهِ
عَزَّ
وَجَلَّ ؟
قَالَ :
نَعَمْ ثُمَّ
يُصَيَّرُونَ
إِلىَ رَحْمَةِ
اللهِ
تَعَالىَ
“Apabila kebuRukan/kejahatan
telah tampak nyata (meRajalela) di muka bumi ini, maka Allah akan menuRunkan
adzab-Nya kepada penduduk bumi teRsebut, maka aku (Aisyah Radhiyallahu’anha)
beRkata, sekalipun di antaRa meReka teRdapat ORang-ORang yang ta’at kepada
Allah, Nabi menjawab, iya, tetapi kemudian meReka dikembalikan kepada Rahmat
Allah subhanahu wata’ala.” (HR. Ahmad, dishahihkan Oleh al-Albani)
MA’ASYIRAL
MUSLIMIN SIDANG ‘IDUL FITRI RAHIMAKUMULLAH!!!
PeRistiwa dasyat bebeRapa tahun lalu masih segaR dalam ingatan kita.
SehaRusnya sangat cukup menjadi pelajaRan untuk menyadaRkan siapa pun yang
meRasa memiliki andil dalam mendatangkan kemuRkaan Sang ‘Syadidul’Iqab’
.
Apalagi baRu saja kaum muslimin yang meRupakan kaum mayORitas negRi ini
digembleng sebulan penuh di bulan Ramadhan yang suci, dengan banyak mendekatkan
diRi di dalamnya, beRtaubat daRi semua maksiat yang telah dipeRbuat, banyak
meRenung dan memikiRkan kehidupan masa depan yang lebih baik, tentu akan
membuat kita penduduk negRi ini semakin sadaR dan beRhenti daRi melakukan
hal-hal yang dapat mendatangkan kembali musibah-musibah teRsebut.
MA’ASYIRAL MUSLIMIN SIDANG ‘IDUL FITRI
RAHIMAKUMULLAH!!!
Ramadhan yang setiap tahunnya datang kepada kita dengan idzin Allah sehaRusnya
telah mengantaRkan kita kepada ketaqwaan haqiqi yang meRupakan tujuan dan
taRget utama daRi disyaRiatkan puasa di dalamnya. Yaitu beRupa kemampuan dalam
mengeRjakan peRintah-peRintah Allah dan meninggalkan laRangan-laRangan-Nya
secaRa maksimal yang dapat menjadi faktOR teRbesaR penghambat dan peRedam
kemuRkaan Allah subhanahu wata’ala. Allah subhanahu wata’ala beRfiRman,
وَمَا
كَانَ اللهُ
لِيُعَذِّبَهُمْ
وَأَنْتَ
فِيهِمْ
وَمَا كَانَ
اللهُ
مُعَذِّبَهُمْ
وَهُمْ
يَسْتَغْفِرُونَ
“Dan
Allah sekali-kali tidak akan mengazab meReka, sedang kamu beRada diantaRa
meReka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab meReka, sedang meReka meminta
ampun". (QS. al-Anfal: 33)
Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam beRsabda, Allah Subhanahu wata’ala
beRfiRman,
فَقَالَ
الرَّبُّ:
وَعِزَّتِي
وَجَلاَلِي لاَ
أَزَالُ
أَغْفِرُ
لَهُمْ
مَااسْتَغْفَرُونِي
“Demi
kemulian dan keagungan-Ku, Aku senantiasa akan mengampunkan dOsa-dOsa
hamba-hamba-Ku selama meReka mau meminta ampun kepada-Ku” (HR. Ahmad dan
al-Hakim, dishahihkan Oleh al-Albani)
Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam beRsabda,
اِتَّقِ
اللهَ
حَيْثُمَا
كُنْتَ
وَأَتْبِعِ
السَّيِّئَةَ
اْلحََسَنَة
تَمْحُهَا وَخَالِقِ
النَّاسَ
بِخٌلُقٍ
حَسَنٍ
“beRtaqwalah kepada Allah di
mana saja kamu beRada, dan ikutilah kebuRukan dengan kebaikan niscaya ia akan
menghapuskan kebuRukan teRsebut, dan peRgaulilah manusia dengan akhlak yang
baik.” (HR. at-TiRmidzi, dengan sanad hasan shahih)
MA’ASYIRAL MUSLIMIN SIDANG ‘IDUL FITRI
RAHIMAKUMULLAH!!!
Ramadhan yang tidak peRnah absen daRi tahun-ketahun, yang telah kita jalani
sampai saat ini sehaRusnya telah mengantaRkan kita menjadi pRibadi-pRibadi yang
muttaqin, sehingga semua yang menjadi kaRekteRistik al muttaqin telah ada pada
diRi-diRi kita, kaRakteRistik yang mulia sepeRti yang dijelaskan dalam banyak
ayat-Nya. Di antaRanya Allah subhanahu wata’ala beRfiRman,
اَّلذِينَ
يُنْفِقُُونَ
فِى
السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ
وَاْلكَاظِمِينَ
اْلَغَيْظَ
وَاْلعَافِينَ
عَنِ
النَّاسِ
وَاللهُ يُحِبُّ
اْلمُحْسِنِينَ.
وَالَّذِينَ
إِذَا
فَعَلُوا
فَاحِشَةً
أَوْ
ظَلَمُوا
أَنْفُسَهُمْ
ذَكَرُوااللهَ
فَاسْتَغْفَرُوا
لِذُنُوبِهِمْ
وَمَنْ
يَغْفِرُ
الذُّنُوبَ
إِلاَّ اللهُ
وَلَمْ
يُصِرُّوا
عَلَى مَا
فَعَلُوا
وَهُمْ يَعْلَمُونَ
“(yaitu) ORang-ORang yang
menafkahkan (haRtanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan ORang-ORang
yang menahan amaRahnya dan memaafkan (kesalahan) ORang. Allah menyukai
ORang-ORang yang beRbuat kebajikan.” (QS. Ali ‘ImRan: 134)
“Dan (juga) ORang-ORang yang apabila mengeRjakan peRbuatan keji atau menganiaya
diRi sendiRi meReka ingat akan Allah, lalu memOhOn ampun teRhadap dOsa-dOsa
meReka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dOsa selain daRi pada Allah - Dan
meReka tidak meneRuskan peRbuatan kejinya itu, sedang meReka mengatahui.” (QS.
Ali’ImRan: 135)
MA’ASYIRAL MUSLIMIN SIDANG ‘IDUL FITRI
RAHIMAKUMULLAH!!!
Dalam ayat ini Allah menyebutkan bahwa di antaRa kaRakteRistik meReka
(al-Muttaqun) adalah:
MA’ASYIRAL MUSLIMIN SIDANG
‘IDUL FITRI RAHIMAKUMULLAH!!!
Buah Ramadhan bukan hanya mampu meRedam muRka Allah subhanahu wata’ala tapi
juga dapat mendatangkan kebeRkahan untuk negRi kita ini jika buah teRsebut
betul-betul telah dimililiki dan diRaih Oleh semua penduduk negRi ini,
sebagaimana janji Allah subhanahu wata’ala,
وَلَوْ
أَنَّ أَهْلَ
اْلقُرَى
آمَنُوا
وَاتَّقََوْا
لَفَتَحْنَا
عَلَيْهِمْ
بَرَكَاتٍ
مِنَ
السَّمَاءِ
وَاْلأَرٍضِ
وَلَكِنْ
كَذَّبُوا
فَأَخَذْنَاهُمْ
بِمَا
كَانُوا يَكْسِبُونَ
“Jikalau sekiRanya penduduk negeRi-negeRi beRiman dan
beRtaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada meReka beRkah daRi langit dan
bumi, tetapi meReka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa meReka
disebabkan peRbuatannya.” (QS. al-‘ARaf: 96)
MA’ASYIRAL MUSLIMIN SIDANG ‘IDUL FITRI
RAHIMAKUMULLAH!!!
Demikian, mudah-mudahan khutbah Idul fithRi yang singkat ini dapat menggugah
hati kita dan membuat kita semakin semangat untuk mempeRbaiki seRta
meningkatkan amal shOleh kita sehingga dapat menjadi peRedam muRka dan
sekaligus pembawa beRkah ilahi dan semOga semua ibadah yang kita lakukan di
bulan Ramadhan diteRima Oleh Allah subhanahu wata’ala.
اَللَّهُمَّ
صَلِّ عَلَى
مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ
كَمَا
صَلَّيْتَ
عَلَى إِبْرَاهِيْمَ
وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ
حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ.
وَبَارِكْ
عَلَى
مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ كَمَا
بَارَكْتَ
عَلَى
إِبْرَاهِيْمَ
وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ
حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ
اغْفِرْ
لِلْمُسْلِمِيْنَ
وَالْمُسْلِمَاتِ،
وَالْمُؤْمِنِيْنَ
وَالْمُؤْمِنَاتِ
اْلأَحْيَاءِ
مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ،
إِنَّكَ
سَمِيْعٌ
قَرِيْبٌ
مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبّنَا
لاَتُؤَاخِذْ
نَا إِنْ
نَسِيْنَا أَوْ
أَخْطَأْنَا
رَبّنَا
وَلاَ
تَحْمِلْ عَلَيْنَا
إِصْرًا
كَمَا
حَمَلْتَهُ
عَلََى
اّلذِيْنَ
مِنْ
قَبْلِنَا
رَبّنَا وَلاَ
تًحَمّلْنَا
مَالاَ
طَاقَةَ
لَنَا بِهِ وَاعْفُ
عَنّا
وَاغْفِرْ
لَنَا
وَارْحَمْنَا
أَنْتَ
مَوْلاَنَا
فَانْصُرْنَا
عَلَى الْقَوْمِ
الْكَافِرِيْنَ.
(Muhammad Ruliyandi Abu Nabiel)
:: Compiled by oRiDo™
::