
Awal Kewajiban
إِنّ
الْحَمْدَ
ِللهِ
نَحْمَدُهُ
وَنَسْتَعِيْنُهُ
وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ
مِنْ
شُرُوْرِ
أَنْفُسِنَا
وَسَيّئَاتِ
أَعْمَالِنَا
مَنْ
يَهْدِهِ
اللهُ فَلاَ
مُضِلّ لَهُ
وَمَنْ
يُضْلِلْ
فَلاَ هَادِيَ
لَهُ
أَشْهَدُ
أَنْ لاَ
إِلهَ إِلاّ اللهُ
وَأَشْهَدُ
أَنّ
مُحَمّدًا
عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ
صَلّ
وَسَلّمْ
عَلى
مُحَمّدٍ وَعَلى
آلِهِ
وِأَصْحَابِهِ
وَمَنْ
تَبِعَهُمْ
بِإِحْسَانٍ
إِلَى يَوْمِ
الدّيْن.
يَاأَيّهَا
الّذَيْنَ
آمَنُوْا
اتّقُوا اللهَ
حَقّ
تُقَاتِهِ
وَلاَ
تَمُوْتُنّ
إِلاّ وَأَنْتُمْ
مُسْلِمُوْنَ
يَاأَيّهَا
النَاسُ
اتّقُوْا
رَبّكُمُ الّذِي
خَلَقَكُمْ
مِنْ نَفْسٍ
وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ
مِنْهَا
زَوْجَهَا
وَبَثّ
مِنْهُمَا
رِجَالاً
كَثِيْرًا
وَنِسَاءً
وَاتّقُوا
اللهَ الَذِي
تَسَاءَلُوْنَ
بِهِ وَاْلأَرْحَام
َ إِنّ اللهَ
كَانَ عَلَيْكُمْ
رَقِيْبًا
يَاأَيّهَا
الّذِيْنَ
آمَنُوْا
اتّقُوا اللهَ
وَقُوْلُوْا
قَوْلاً
سَدِيْدًا
يُصْلِحْ
لَكُمْ
أَعْمَالَكُمْ
وَيَغْفِرْلَكُمْ
ذُنُوْبَكُمْ
وَمَنْ
يُطِعِ اللهَ
وَرَسُوْلَهُ
فَقَدْ فَازَ
فَوْزًا
عَظِيْمًا،
أَمّا بَعْدُ
...
فَأِنّ
أَصْدَقَ
الْحَدِيْثِ
كِتَابُ
اللهِ،
وَخَيْرَ
الْهَدْىِ
هَدْىُ
مُحَمّدٍ
صَلّى الله
عَلَيْهِ وَسَلّمَ،
وَشَرّ
اْلأُمُوْرِ
مُحْدَثَاتُهَا،
وَكُلّ
مُحْدَثَةٍ
بِدْعَةٌ
وَكُلّ بِدْعَةٍ
ضَلاَلَةً،
وَكُلّ
ضَلاَلَةِ
فِي النّارِ.
Khutbah yang PeRtama
Ma’asyiRal Muslimin Rahimani wa
Rahimakumullah!!
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dahulu telah menginfORmasikan kepada
paRa shahabatnya, bahwa di akhiR jaman ummatnya akan semakin jauh daRi
ajaRan-ajaRan dan sunnah-sunnah yang telah beliau ajaRkan, dan akan semakin
dekat kepada ajaRan-ajaRan agama-agama lain. Semakin mencintai ajaRan,
عَنْ
أَبِي
سَعِيدٍ
رَضِيَ
اللَّهُ
عَنْهُ أَنَّ
النَّبِيَّ
صَلَّى
اللَّهُ
عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ
قَالَ
لَتَتَّبِعُنَّ
سَنَنَ مَنْ
قَبْلَكُمْ
شِبْرًا
بِشِبْرٍ
وَذِرَاعًا
بِذِرَاعٍ حَتَّى
لَوْ
سَلَكُوا
جُحْرَ ضَبٍّ
لَسَلَكْتُمُوهُ
قُلْنَا يَا
رَسُولَ
اللَّهِ الْيَهُودَ
وَالنَّصَارَى
قَالَ فَمَنْ
(متفق عليه)
Abu Sa`id al-KhudRiy,
Radhiyallahu ‘anhu menutuRkan, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
beRsabda, “Sungguh kalian kelak pasti mengikuti sunnah (agama, budaya, tRadisi)
ummat-ummat sebelum kalian sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta
hingga seandainya meReka memasuki lubang biawak
Ma’asyiRal Muslimin Rahimani wa
Rahimakumullah!!
Keadaan sepeRti ini menjadi faktOR teRbesaR yang menimbulkan peRpecahan
inteRn di dalam tubuh ummat Islam. Suatu peRpecahan yang membuat
ummat Islam menjadi hina dan Rapuh di hadapan bangsa-bangsa lain. Sebab,
semakin jauh daRi Islam dan sunnah Nabinya, maka semakin jauh pula daRi
pRinsip-pRinsip ajaRannya dan semakin dekat kepada pRinsip-pRinsip dan
idiOlOgi-idiOlOgi kafiR yang sesat dan menyesatkan, yang melahiRkan
manusia-manusia yang cinta dunia dan takut mati.
عَنْ
ثَوْبَانَ
قَالَ قَالَ
رَسُولُ
اللَّهِ
صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ
يُوشِكُ
الْأُمَمُ
أَنْ
تَدَاعَى
عَلَيْكُمْ
كَمَا
تَدَاعَى الْأَكَلَةُ
إِلَى
قَصْعَتِهَا
فَقَالَ قَائِلٌ
وَمِنْ
قِلَّةٍ
نَحْنُ
يَوْمَئِذٍ
قَالَ بَلْ
أَنْتُمْ
يَوْمَئِذٍ
كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ
غُثَاءٌ
كَغُثَاءِ
السَّيْلِ وَلَيَنْزَعَنَّ
اللَّهُ مِنْ
صُدُورِ
عَدُوِّكُمْ
الْمَهَابَةَ
مِنْكُمْ
وَلَيَقْذِفَنَّ
اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ
الْوَهْنَ
فَقَالَ
قَائِلٌ يَا
رَسُولَ
اللَّهِ
وَمَا
الْوَهْنُ
قَالَ حُبُّ
الدُّنْيَا
وَكَرَاهِيَةُ
الْمَوْتِ
(رواه أحمد
وأبو داود)
DaRi
Tsauban Radhiyallahu ‘anhu, dia beRkata, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam beRsabda, “HampiR Umat-umat lain mengeRumuni kalian, bagaikan
ORang-ORang yang makan mengeRumuni nampan (makanannya)”.Salah seORang sahabat
beRkata, “Apakah kaRena sedikitnya Kami pada waktu itu?” Nabi beRkata: “Bahkan,
pada saat itu kalian banyak jumlahnya, tetapi kalian bagai buih (buih kOtOR
yang teRbawa aiR saat banjiR). Pasti Allan akan cabut Rasa segan/ takut yang
ada dalam dada-dada musuh kalian, kemudian Allah benaR-benaR akan melempaRkan kepada
kalian Rasa ‘wahn’”. PaRa sahabat beRkata, “Wahai Rasulullah apa Rasa ‘wahn’
itu?” Beliau beRsabda menjawab, “Cinta dunia dan takut mati.” (HR Abu Daud
NO.4297, Ahmad 5/278, Abu Nu’aim dalam al-Hilyah 1/182 dengan dua jalan dan
dengan keduanya hadits ini menjadi shahih).
Ma’asyiRal
Muslimin Rahimani wa Rahimakumullah!!
Ummat Islam saat itu kata beliau banyak, akan tetapi
kaRena jauh daRi Islam dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam maka meReka Rapuh. Sebab saat itu ummat Islam telah teRpecah belah
menjadi beRsekte-sekte, ada kaum muslim syi`ah, kaum sufi, ingkaR sunnah,
mu`tazilah, kaum muslim libeRal, kaum muslim sekuleR, kaum muslim abangan, dan
lain-lain.
Itu lah yang diucapkan Oleh Rasulullah shallallahu
‘alaihi wasallam 15 abad silam, yang beRaRti zaman yang beliau maksud itu
adalah zaman kita saat ini dan zaman selanjutnya kemudian, sebab apa yang
beliau katakan tadi sudah sangat sesuai dengan apa yang beliau gambaRkan.
Ma’asyiRal Muslimin Rahimani wa
Rahimakumullah!!
Hal yang haRus kita peRhatikan daRi kOndisi ummat Islam di akhiR zaman ini
adalah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sangat tidak meRestui
peRpecahan teRsebut, hingga beliau mengatakan “hanya satu gOlOngan saja yang
selamat” daRi gOlOngan-gOlOngan yang ada, sepeRti yang beliau nyatakan dalam
haditsnya,
عَنْ
عَبْدِ
اللَّهِ بْنِ
عَمْرٍو
قَالَ قَالَ
رَسُولُ
اللَّهِ
صَلَّى
اللَّهُ
عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ
لَيَأْتِيَنَّ
عَلَى أُمَّتِي
مَا أَتَى
عَلَى بَنِي
إِسْرَائِيلَ
حَذْوَ
النَّعْلِ
بِالنَّعْلِ
حَتَّى إِنْ كَانَ
مِنْهُمْ
مَنْ أَتَى
أُمَّهُ
عَلَانِيَةً
لَكَانَ فِي
أُمَّتِي
مَنْ
يَصْنَعُ ذَلِكَ
وَإِنَّ
بَنِي
إِسْرَائِيلَ
تَفَرَّقَتْ
عَلَى
ثِنْتَيْنِ
وَسَبْعِينَ
مِلَّةً
وَتَفْتَرِقُ
أُمَّتِي
عَلَى
ثَلَاثٍ وَسَبْعِينَ
مِلَّةً
كُلُّهُمْ
فِي النَّارِ
إِلَّا
مِلَّةً
وَاحِدَةً
قَالُوا
وَمَنْ هِيَ
يَا رَسُولَ
اللَّهِ
قَالَ مَا
أَنَا
عَلَيْهِ
وَأَصْحَابِي
قَالَ أَبُو
عِيسَى هَذَا
حَدِيثٌ حَسَنٌ
غَرِيبٌ
مُفَسَّرٌ
لَا
نَعْرِفُهُ مِثْلَ
هَذَا إِلَّا
مِنْ هَذَا
الْوَجْهِ
Abdullah
bin AmRu, Radhiyallahu ‘anhu menutuRkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi
wasallam beRsabda, “Sungguh akan menimpa ummatku apa yang telah menimpa Bani
IsRa’il seteROmpah demi seteROmpah, hingga jika ada ORang di antaRa meReka yang
menyetubuhi ibunya secaRa teRang-teRangan niscaya ada di antaRa ummatku ORang
yang melakukan demikian. Dan sesungguhnya bani IsRa’il teRpecah belah menjadi
72 gOlOngan, sedangkan ummatku akan teRpecah belah menjadi 73 gOlOngan,
semuanya di neRaka kecuali satu gOlOngan.” PaRa sahabatnya beRtanya, “Siapa
satu gOlOngan itu, wahai Rasullallah?” Beliau menjawab, “Yang menganut apa yang
dianut Oleh aku dan paRa sahabatku.” (HR. at-TuRmudzi)
أَقُوْلُ
قَوْلِي هَذا
أَسْتَغْفِرُ
اللهَ لِي
وَلَكُمْ
وَلِسَائِرِ
الْمُسْلِمِيْنَ
وَالْمُسْلِمَاتِ
فَاسْتَغْفِرُوْهُ
إِنّهُ هُوَ
الْغَفُوْرُ
الرّحِيْمِ
Khutbah
yang kedua
إِنّ
الْحَمْدَ
ِللهِ
نَحْمَدُهُ
وَنَسْتَعِيْنُهُ
وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ
مِنْ
شُرُوْرِ
أَنْفُسِنَا
وَسَيّئَاتِ
أَعْمَالِنَا
مَنْ
يَهْدِهِ
اللهُ فَلاَ
مُضِلّ لَهُ
وَمَنْ
يُضْلِلْ
فَلاَ هَادِيَ
لَهُ
أَشْهَدُ
أَنْ لاَ
إِلهَ إِلاّ
اللهُ
وَأَشْهَدُ
أَنّ مُحَمّدًا
عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ
وبعد,
Ma’asyiRal
Muslimin Rahimani wa Rahimakumullah!!
Yang haRus kita peRhatikan dan haRus menjadi peRtanyaan
masing-masing kita saat ini adalah:
Ma’asyiRal
Muslimin Rahimani wa Rahimakumullah!!
Jika diRi kita masih belum tahu, dan belum menguji keislaman kita, sudah benaR
atau belum, atau masih Ragu maka langkah yang haRus kita lakukan adalah:
PelajaRilah Rukun Islam yang peRtama dengan baik dan
sempuRna, sebab kesempuRnaan anda dalam mempelajaRinya itu beRaRti anda telah
meletakkan pOndasi yang sangat kuat untuk ke-Islaman anda..
اَللَّهُمَّ
صَلِّ عَلَى
مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ
كَمَا
صَلَّيْتَ
عَلَى إِبْرَاهِيْمَ
وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ
حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ.
وَبَارِكْ
عَلَى
مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ
كَمَا
بَارَكْتَ
عَلَى
إِبْرَاهِيْمَ
وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ
حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ
اغْفِرْ
لِلْمُسْلِمِيْنَ
وَالْمُسْلِمَاتِ،
وَالْمُؤْمِنِيْنَ
وَالْمُؤْمِنَاتِ
اْلأَحْيَاءِ
مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ،
إِنَّكَ
سَمِيْعٌ
قَرِيْبٌ
مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبّنَا
لاَتُؤَاخِذْ
نَا إِنْ
نَسِيْنَا أَوْ
أَخْطَأْنَا
رَبّنَا
وَلاَ
تَحْمِلْ عَلَيْنَا
إِصْرًا
كَمَا
حَمَلْتَهُ
عَلََى
اّلذِيْنَ
مِنْ
قَبْلِنَا
رَبّنَا وَلاَ
تًحَمّلْنَا
مَالاَ
طَاقَةَ
لَنَا بِهِ وَاعْفُ
عَنّا
وَاغْفِرْ
لَنَا
وَارْحَمْنَا
أَنْتَ
مَوْلاَنَا
فَانْصُرْنَا
عَلَى الْقَوْمِ
الْكَافِرِيْنَ.
(Oleh:
Ust. MusthOfa ‘Aini)
:: Compiled by oRiDo™ ::