Tanda-tanda Hari Kiamat
Jumat, 28
Desember 12
Oleh:
Kholif Mutaqin Djawari
Khutbah Pertama
إِنّ
الْحَمْدَ
ِللهِ
نَحْمَدُهُ
وَنَسْتَعِيْنُهُ
وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ
مِنْ
شُرُوْرِ
أَنْفُسِنَا
وَسَيّئَاتِ
أَعْمَالِنَا
مَنْ
يَهْدِهِ
اللهُ فَلاَ
مُضِلّ لَهُ
وَمَنْ
يُضْلِلْ
فَلاَ هَادِيَ
لَهُ
أَشْهَدُ
أَنْ لاَ
إِلهَ إِلاّ
اللهُ
وَأَشْهَدُ
أَنّ مُحَمّدًا
عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ
صَلّ
وَسَلّمْ
عَلى
مُحَمّدٍ وَعَلى
آلِهِ
وِأَصْحَابِهِ
وَمَنْ
تَبِعَهُمْ
بِإِحْسَانٍ
إِلَى يَوْمِ
الدّيْن.
يَاأَيّهَا
الّذَيْنَ
آمَنُوْا
اتّقُوا اللهَ
حَقّ
تُقَاتِهِ
وَلاَ تَمُوْتُنّ
إِلاّ
وَأَنْتُمْ
مُسْلِمُوْنَ
يَاأَيّهَا
النَاسُ
اتّقُوْا
رَبّكُمُ الّذِي
خَلَقَكُمْ
مِنْ نَفْسٍ
وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ
مِنْهَا
زَوْجَهَا
وَبَثّ
مِنْهُمَا
رِجَالاً
كَثِيْرًا
وَنِسَاءً
وَاتّقُوا
اللهَ الَذِي
تَسَاءَلُوْنَ
بِهِ وَاْلأَرْحَام
َ إِنّ اللهَ
كَانَ
عَلَيْكُمْ
رَقِيْبًا
يَاأَيّهَا
الّذِيْنَ
آمَنُوْا
اتّقُوا اللهَ
وَقُوْلُوْا
قَوْلاً
سَدِيْدًا
يُصْلِحْ
لَكُمْ
أَعْمَالَكُمْ
وَيَغْفِرْلَكُمْ
ذُنُوْبَكُمْ
وَمَنْ
يُطِعِ اللهَ
وَرَسُوْلَهُ
فَقَدْ فَازَ
فَوْزًا
عَظِيْمًا،
أَمّا بَعْدُ
...
فَأِنّ
أَصْدَقَ
الْحَدِيْثِ
كِتَابُ
اللهِ، وَخَيْرَ
الْهَدْىِ
هَدْىُ
مُحَمّدٍ
صَلّى الله
عَلَيْهِ
وَسَلّمَ،
وَشَرّ
اْلأُمُوْرِ
مُحْدَثَاتُهَا،
وَكُلّ
مُحْدَثَةٍ
بِدْعَةٌ
وَكُلّ
بِدْعَةٍ
ضَلاَلَةً،
وَكُلّ
ضَلاَلَةِ
فِي النّارِ.
Ma'asyiral
Muslimin Jama'ah Jum'at yang Dirahmati Allah!
Marilah kita senantiasa memuji dan bersyukur ke hadirat Ilahi Rabbi, Tuhan yang
tidak pernah sekejap pun lupa mencurahkan nikmat dan rahmatNya kepada kita
semua. Dan lebih-lebih nikmat terbesar yang kita terima yaitu berupa nikmat
Islam, iman, sunnah serta sehat wal'afiat, dan ini semua merupakan induk segala
nikmat. Selanjutnya khatib tidak lupa mewasiatkan pada diri khatib sendiri dan
kepada jama'ah sekalian untuk selalu memelihara dan meningkatkan ketakwaan kita
kepada Allah, karena hanya dengan ketakwaan inilah kita semua akan selamat di
dunia hingga di akhirat nanti.
Jama'ah
Jum'at Rahimakumullah!
Salah satu prinsip keimanan yang sangat pokok dalam agama Islam adalah beriman
kepada Hari Akhir atau Hari Kiamat. Iman kepada Hari Kiamat sebagaimana kita
ketahui merupakan salah satu rukun iman yang enam. Keimanan kepada Hari Akhir
dan kebangkitan ini merupakan salah satu hal yang banyak ditolak oleh kaum
kafir, penentang para rasul, baik di masa lalu dan juga di masa kini. Adapun
kita kaum Muslimin, tanpa ragu sedikit pun kita beriman bahwa Hari Kiamat pasti
akan tiba dan terjadi. Kita beriman kepada Allah, kita beriman kepada
Rasulullah, kita beriman kepada seluruh perkara ghaib yang telah diberitahukan
wahyu, baik melalui kalamullah maupun melalui lisan RasulNya yang mulia.
Ma'asyiral
Muslimin
Hari Kiamat merupakan salah satu perkara ghaib yang telah dijelaskan secara
gamblang, baik dalam ayat al-Qur`an maupun sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi
wasallam. Ia juga merupakan kesepakatan seluruh sahabat, ulama dan kaum
Muslimin. Maka sangat jelas bagi kita semua bahwa Hari Akhir ini pasti akan
terjadi tanpa ada keraguan sedikit pun, dan tidak ada yang meragukan atau
menentangnya kecuali orang-orang kafir, atheis yang berpaham materialis.
Masalahnya sekarang, "Kapankah Kiamat itu akan tiba?" Jama'ah
sekalian! Jawaban yang paling tepat untuk pertanyaan ini tidak lain adalah
sebagaimana jawaban yang diberikan Nabi shallallohu 'alaihi wasallam kepada orang-orang,
ketika mereka bertanya tentang kapan terjadinya Hari Kiamat. Beliau mengatakan,
"Ilmunya ada di sisi Allah" yakni ilmu tentang kapan terjadinya
Kiamat hanyalah Allah yang mengetahui. Allah Ta’ala telah berfirman,
يَسْأَلُكَ
النَّاسُ
عَنِ
السَّاعَةِ
قُلْ
إِنَّمَا
عِلْمُهَا
عِندَ
اللَّهِ
وَمَا يُدْرِيكَ
لَعَلَّ
السَّاعَةَ
تَكُونُ قَرِيباً
"Manusia
bertanya kepadamu tentang Hari Kiamat. Katakanlah, 'Sesungguhnya pengetahuan
tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah.' Dan tahukah kamu hai
(Muhammad), boleh jadi Hari Kiamat itu sudah dekat waktunya." (Al-Ahzab: 63).
Demikian
pula dengan Firman Allah dalam ayat yang lain,
يَسْأَلُونَكَ
عَنِ
السَّاعَةِ
أَيَّانَ مُرْسَاهَا
قُلْ
إِنَّمَا
عِلْمُهَا
عِندَ رَبِّي
لاَ
يُجَلِّيهَا
لِوَقْتِهَا
إِلاَّ هُوَ
ثَقُلَتْ فِي
السَّمَاوَاتِ
وَالأَرْضِ
لاَ تَأْتِيكُمْ
إِلاَّ
بَغْتَةً
يَسْأَلُونَكَ
كَأَنَّكَ
حَفِيٌّ
عَنْهَا قُلْ
إِنَّمَا
عِلْمُهَا
عِندَ اللّهِ
وَلَـكِنَّ
أَكْثَرَ
النَّاسِ لاَ
يَعْلَمُونَ
"Mereka
menanyakan kepadamu tentang Kiamat; bilakah terjadinya. Katakanlah,
'Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Rabbku; tidak
seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu
amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu
tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba'. Mereka bertanya
kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah, 'Sesungguhnya
pengetahuan tentang Hari Kiamat itu adalah di sisi Rabb, tetapi kebanyakan
manusia tidak mengetahui'."
(Al-A'raf: 187).
Juga di
dalam surat An-Nazi'at ayat 42-45, Allah telah berfirman,
يَسْأَلُونَكَ
عَنِ
السَّاعَةِ
أَيَّانَ مُرْسَاهَا.
فِيمَ أَنتَ
مِن
ذِكْرَاهَا.
إِلَى
رَبِّكَ
مُنتَهَاهَا.
إِنَّمَا
أَنتَ مُنذِرُ
مَن
يَخْشَاهَا
"(Orang-orang
kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Hari Kiamat, kapankah terjadinya.
Siapakah kamu (sehingga) dapat menyebutkan (waktunya). Kepada Rabbmu-lah
dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya). Kamu hanya memberi peringatan
bagi siapa yang takut kepadanya (Hari Kiamat)."
Hadirin
Jama'ah Jum'at Rahimakumullah!
Meskipun kejadian Hari Kiamat adalah sesuatu yang ghaib dan merupakan rahasia
Allah, tetapi Allah Ta’ala dan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam telah
memberitahukan kepada kita semua tentang tanda-tandanya. Dan kalau kita mau
mencermati tanda-tanda Hari Kiamat tersebut, maka kita semua akan sepakat pada
satu kesimpulan, yakni "Hari Kiamat Sudah Semakin Dekat".
Asy-Syaikh
Muhammad bin Ibrahim at-Tuwaijiri di dalam kitabnya Mukhtashar al-Fiqh
al-Islami menyebutkan tentang tanda-tanda Hari Kiamat dengan begitu
sistimatis. Beliau membagi tanda-tanda terjadinya Hari Kiamat menjadi dua
bagian, yaitu "asyrathus sa'ah as-sughra" yakni tanda-tanda
kiamat yang kecil dan "asyrathus sa'ah al-kubra" yakni
tanda-tanda kiamat yang besar yang menunjukkan sudah sangat dekatnya kiamat.
Beliau lalu membagi tanda-tanda kiamat yang kecil menjadi tiga bagian:
Yang pertama yaitu tanda-tanda yang sudah terjadi dan telah berlalu,
yaitu berupa terbelahnya rembulan sebagaimana disebutkan dalam surat al-Qamar,
lalu diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam dan sekaligus
wafatnya beliau, kemudian penaklukan Baitul Maqdis dan keluarnya api dari
negeri Nejed.
Yang
kedua: Tanda-tanda yang sedang terjadi dan masih
terus berlangsung, di antaranya adalah tersebarnya fitnah (kekacauan dan
kemungkaran), munculnya orang yang mengaku nabi, diangkatnya ilmu dan
tersebarnya kebodohan, kezhaliman terjadi di sana-sini, meratanya alat-alat
musik dan anggapan halal terhadapnya, zina merajalela, banyak orang meminum
khamr, orang-orang melarat saling berlomba membangun rumah dan gedung,
membangun masjid hanya untuk bermegah-megahan, banyak terjadi pembunuhan,
kemudian waktu terasa pendek, banyak terjadi gempa bumi, pasar-pasar dan super
market saling berdekatan, urusan tidak diserahkan kepada ahlinya, keburukan
mendominasi, kesyirikan menyebar di tengah-tengah umat Islam. Juga banyak
terjadi kebohongan, pemutusan silaturahim, pengkhianat justru mendapat
kepercayaan, orang tidak peduli lagi halal-haram dalam mencari rizki, dan juga
banyak wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang.
Inilah
di antara tanda-tanda kiamat yang saat ini sedang banyak terjadi dan masih
terus terjadi. Tanda-tanda ini telah disebutkan di dalam hadits-hadits Nabi
Shallallahu ‘alaihi wasallam yang shahih, dan tentunya bukan melalui forum ini
untuk menyebutkannya secara detail satu per satu. Yang jelas -jama'ah sekalian-
kita semua telah membuktikan sendiri bahwa apa yang disabdakan Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wasallam berkenaan dengan tanda-tanda terjadinya Hari
Kiamat adalah benar adanya. Apa yang telah disebutkan di atas, kini telah
menjadi fakta yang benar-benar terjadi pada masa ini, dan kita semua tidak
mengingkarinya.
Selanjutnya
yang ke tiga adalah tanda Kiamat Sughra yang belum terjadi dan akan terjadi, di
antaranya yaitu: terjadinya penaklukan Konstantinopel dengan tanpa peperangan,
kemudian kaum Muslimin akan memerangi bangsa at-Turk, memerangi Yahudi hingga
mendapat kemenangan, munculnya seorang laki-laki dari kabilah Qahthan yang
mengajak manusia kepada ketaatan, lalu terjadi dominasi jumlah kaum wanita
hingga seorang laki-laki berbanding dengan lima puluh wanita. Selain itu adalah
munculnya al-Mahdi atau Imam Mahdi, lalu setelah itu akan terjadi penghancuran
Ka'bah oleh seorang laki-laki dari Habasyah yang disebut dengan Dzu
as-Sawiqatain, dan inilah akhir zaman yang menunjukkan sudah sangat
dekatnya Hari Kiamat yang ditandai dengan munculnya tanda-tanda Kiamat Kubra.
.
فَاسْتَبِقُواْ
الْخَيْرَاتِ
أَقُوْلُ قَوْلِي
هَذا
أَسْتَغْفِرُ
اللهَ إِنّهُ
هُوَ الْغَفُوْرُ
الرّحِيْمِ
Khutbah
Kedua
إِنّ
الْحَمْدَ
ِللهِ
نَحْمَدُهُ
وَنَسْتَعِيْنُهُ
وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ
مِنْ
شُرُوْرِ
أَنْفُسِنَا
وَسَيّئَاتِ
أَعْمَالِنَا
مَنْ
يَهْدِهِ
اللهُ فَلاَ
مُضِلّ لَهُ
وَمَنْ يُضْلِلْ
فَلاَ
هَادِيَ لَهُ
أَشْهَدُ أَنْ
لاَ إِلهَ
إِلاّ اللهُ
وَأَشْهَدُ
أَنّ مُحَمّدًا
عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ
وَصَلَّى اللَّّهُ
عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ
تَسْلِيْمًا
كَثِيْرًا
Jama'ah
Jum'at Rahimakumullah!
.Kita semua telah mengetahui tanda-tanda Kiamat Sughra yang terdiri dari tiga
bagian, yaitu tanda yang telah terjadi, tanda-tanda yang sedang terjadi dan
masih berlangsung hingga saat ini serta tanda-tanda yang akan terjadi.
Selanjutnya perkenankanlah dalam khutbah kedua ini khatib menyampaikan
tanda-tanda Kiamat Kubra sebagaimana telah diberitakan oleh Allah Ta’ala di
dalam kitabNya dan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam melalui
hadits-hadits yang shahih. Di antara tanda-tanda tersebut yaitu:
1. Keluarnya Dajjal.
Dajjal adalah manusia keturunan Nabi Adam, dia akan muncul di akhir zaman dan
mengaku dirinya sebagai tuhan. Dia muncul dari arah timur dari negeri Khurasan,
dia akan menjelajahi bumi kecuali hanya beberapa negeri atau kota yang tidak
dapat dimasukinya, yakni Baitul Maqdis, Bukit Thursina, Kota Makkah dan kota
Madinah.
2.
Turunnya Nabi Isa al-Masih .
3.
Keluarnya Ya'juj dan Ma'juj, yakni
dua bangsa yang membuat kerusakan di muka bumi.
4.
Munculnya dukhan, yakni asap yang menyelimuti bumi.
5.
Terbitnya matahari dari barat.
6.
Munculnya dabbah, yaitu
sejenis monster atau binatang melata, yang mampu berbicara dan membedakan
antara orang mukmin dengan orang kafir melalui indera penciumannya.
Ma'asyiral
Muslimin Rahimakumullah
Inilah sebagian tanda-tanda Hari Kiamat yang besar, yang hanya dapat kami
sampaikan secara ringkas karena keterbatasan waktu. Yang paling penting bagi
kita saat ini adalah bagaimana kita tetap istiqamah mempertahankan keimanan
kita di tengah kondisi yang serba sulit, di dalam krisis multidimensi dan di masa
fitnah sedang mendera, kerusakan dan kemaksiatan merajalela. Mumpung masih ada
kesempatan, mumpung pintu taubat masih terbuka, mumpung nafas belum sampai di
tenggorokan. Untuk itu marilah kita berdoa kepada Allah agar memberikan
kekuatan lahir dan batin serta melimpahkan kebaikan bagi kita semua dan kepada
kaum Muslimin di dunia dan di akhirat!
اَللَّهُمَّ
صَلِّ عَلَى
مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ
كَمَا
صَلَّيْتَ
عَلَى إِبْرَاهِيْمَ
وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ
حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ.
وَبَارِكْ
عَلَى
مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ
كَمَا بَارَكْتَ
عَلَى
إِبْرَاهِيْمَ
وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ
حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ.
رَبَّنَا
اغْفِرْ
لَنَا
وَلِإِخْوَانِنَا
الَّذِينَ
سَبَقُونَا
بِالْإِيمَانِ
وَلَا
تَجْعَلْ فِي
قُلُوبِنَا
غِلّاً لِّلَّذِينَ
آمَنُوا
رَبَّنَا
إِنَّكَ
رَؤُوفٌ
رَّحِيمٌ
رَبَّنَا
ظَلَمْنَا
أَنفُسَنَا
وَإِن لَّمْ
تَغْفِرْ
لَنَا
وَتَرْحَمْنَا
لَنَكُونَنَّ
مِنَ
الْخَاسِرِينَ
رَبَنَا
ءَاتِنَا فِي
الدّنْيَا
حَسَنَةً وَفِي
اْلأَخِرَةِ
حَسَنَةً
وَقِنَا عَذَابَ
النّارِ.
وَصَلىَّ
اللهُ عَلىَ
مُحَمَّدٍ
وَعَلىَ
آلِهِ
وَصَحْبِهِ
تَسْلِيمًا
كَثِيرًا
وَآخِرُ
دَعْوَانَا
أَنِ اْلحَمْدُ
لِلهِ رَبِّ
اْلعَالمَِينَ.
(Dikutip dari Buku Kumpulan Khutbah Jum’at Pilihan Setahun Edisi
ke-2, Darul Haq Jakarta).