BERAMAL UNTUK BEKAL HARI PEMBALASAN
Rabu,
25 September 13
إِنّ
الْحَمْدَ
ِللهِ
نَحْمَدُهُ
وَنَسْتَعِيْنُهُ
وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ
بِاللهِ مِنْ
شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا
وَسَيّئَاتِ
أَعْمَالِنَا
مَنْ
يَهْدِهِ
اللهُ فَلاَ
مُضِلّ لَهُ
وَمَنْ يُضْلِلْ
فَلاَ
هَادِيَ لَهُ
أَشْهَدُ أَنْ
لاَ إِلهَ
إِلاّ اللهُ
وَأَشْهَدُ
أَنّ مُحَمّدًا
عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ
صَلّ
وَسَلّمْ عَلى
مُحَمّدٍ
وَعَلى آلِهِ
وِأَصْحَابِهِ
وَمَنْ
تَبِعَهُمْ
بِإِحْسَانٍ
إِلَى يَوْمِ
الدّيْن.
يَاأَيّهَا
الّذَيْنَ
آمَنُوْا
اتّقُوا اللهَ
حَقّ
تُقَاتِهِ
وَلاَ
تَمُوْتُنّ
إِلاّ
وَأَنْتُمْ
مُسْلِمُوْنَ
يَاأَيّهَا
النَاسُ
اتّقُوْا
رَبّكُمُ الّذِي
خَلَقَكُمْ مِنْ
نَفْسٍ
وَاحِدَةٍ
وَخَلَقَ
مِنْهَا زَوْجَهَا
وَبَثّ
مِنْهُمَا
رِجَالاً
كَثِيْرًا
وَنِسَاءً
وَاتّقُوا
اللهَ الَذِي
تَسَاءَلُوْنَ
بِهِ
وَاْلأَرْحَام
َ إِنّ اللهَ
كَانَ
عَلَيْكُمْ
رَقِيْبًا
يَاأَيّهَا
الّذِيْنَ
آمَنُوْا
اتّقُوا اللهَ
وَقُوْلُوْا
قَوْلاً سَدِيْدًا
يُصْلِحْ
لَكُمْ
أَعْمَالَكُمْ
وَيَغْفِرْلَكُمْ
ذُنُوْبَكُمْ
وَمَنْ يُطِعِ
اللهَ
وَرَسُوْلَهُ
فَقَدْ فَازَ
فَوْزًا
عَظِيْمًا،
أَمّا بَعْدُ
...
فَأِنّ
أَصْدَقَ
الْحَدِيْثِ
كِتَابُ اللهِ،
وَخَيْرَ
الْهَدْىِ
هَدْىُ
مُحَمّدٍ صَلّى
الله
عَلَيْهِ
وَسَلّمَ،
وَشَرّ
اْلأُمُوْرِ
مُحْدَثَاتُهَا،
وَكُلّ
مُحْدَثَةٍ
بِدْعَةٌ
وَكُلّ بِدْعَةٍ
ضَلاَلَةً،
وَكُلّ
ضَلاَلَةِ
فِي النّارِ
Para Jama'ah kaum Muslimin rahimakumullah,
Marilah kita bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala , marilah kita
beramal untuk menghadapi hari pembalasan. Yaitu suatu hari, saat semua rahasia
bakal terbuka, perkara-perkara yang disimpan di dalam dada nampak menjadi
nyata, dan isi hati akan diketahui. Suatu hari, yang orang-orang durhaka
mendapatkan celaka, segala dosa diperiksa, baik dosa-dosa kecil maupun
dosa-dosa besar. Suatu hari yang kehinaan dikenakan atas semua orang yang
senang melanggar perjanjian dan berbuat kecurangan.
Pada hari Kiamat timbangan-timbangan amal ditegakkan, buku-buku catatan amal
diperlihatkan. Semua orang mendapatkan balasan amal perbuatan masing-masing.
Orang yang berbahagia akan mengambil buku catatan amalnya dengan tangan
kanannya, sedangkan orang yang celaka mengambil buku catatan amalnya denga
tangan kirinya. Maka alangkah rugi, orang yang berbuat zhalim dan maksiat.
Sebaliknya, alangkah berbahagia orang-orang beriman yang menyambut seruan Allah
dan Rasul-Nya.
Para Jama'ah kaum Muslimin rahimakumullah,
Marilah kita bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, karena
sesungguhnya takwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala merupakan sarana
paling bermanfaat dan harta simpanan yang sangat berharga. Hindarkan diri kita
agar tidak seperti orang-orang yang merubah kenikmatan dari Allah Subhanahu
wa Ta'ala dengan kekafiran, dan tidak memperdulikan kehidupan masa yang
akan datang di akhirat.
وَكُلُّ
إِنسَانٍ
أَلْزَمْنَاهُ
طَائِرَهُ
فِي عُنُقِهِ
وَنُخْرِجُ
لَهُ يَوْمَ
الْقِيَامَةِ
كِتَابًا
يَلْقَاهُ
مَنشُورًا {13}
اقْرَأْ
كِتَابَكَ
كَفَى
بِنَفْسِكَ
الْيَوْمَ
عَلَيْكَ
حَسِيبًا {14}
مَّنِ
اهْتَدَى
فَإِنَّمَا
يَهْتَدِي
لِنَفْسِهِ
وَمَن ضَلَّ
فَإِنَّمَا
يَضِلُّ
عَلَيْهَا
وَلاَتَزِرُ
وَازِرَةٌ
وِزْرَ
أُخْرَى
وَمَاكُنَّا
مُعَذَّبِينَ
حَتَّى
نَبْعَثَ
رَسُولاً {15}
وَإِذَآ
أَرَدْنَآ
أَن
نُّهْلِكَ
قَرْيَةً
أَمَرْنَا
مُتْرَفِيهَا
فَفَسَقُوا
فِيهَا
فَحَقَّ
عَلَيْهَا
الْقَوْلُ فَدَمَّرْنَاهَا
تَدْمِيرًا {16}
وَكَمْ أَهْلَكْنَا
مِنَ
الْقُرُونِ
مِن بَعْدِ
نُوحٍ وَكَفَى
بِرَبِّكَ
بِذُنُوبِ
عِبَادِهِ خَبِيرًا
بَصِيرًا {17}
Dan tiap-tiap manusia itu telah Kami tetapkan amal
perbuatannya (sebagaimana tetapnya kalung) pada lehernya. Dan Kami keluarkan
baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang dijumpainya terbuka. "Bacalah
kitabmu, cukuplah dirimu sendiri pada waktu ini sebagai penghisab
terhadapmu". Barangsiapa yang berbuat sesuai dengan hidayah (Allah), maka
sesungguhnya dia berbuat itu untuk (keselamatan) dirinya sendiri; dan barang
siapa yang sesat maka sesungguhnya dia tersesat bagi (kerugian) dirinya
sendiri. Dan seorang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain, dan Kami
tidak akan mengazab sebelum Kami mengutus seorang rasul. Dan jika Kami hendak
membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup
mewah di negeri itu (suatu mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan
dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan
(ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. Dan
berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan. Dan cukuplah Rabbmu
Maha Mengetahui lagi Maha Melihat dosa hamba-hamba-Nya. (QS. al-Isra: 13-17)
بَارَكَ
اللهُ لِيْ
وَلَكُمْ فِي
الْقُرْآنِ
الْعَظِيْمِ،
وَنَفَعَنِيْ
وَإِيَّاكُمْ
بِمَا فِيْهِ
مِنَ
اْلآيَاتِ
وَالذِّكْرِ
الْحَكِيْمِ.
أَقُوْلُ
قَوْلِيْ
هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ
اللهَ الْعَظِيْمَ
لِيْ
وَلَكُمْ
وَلِسَائِرِ
الْمُسْلِمِيْنَ
مِنْ كُلِّ
ذَنْبٍ.
فَاسْتَغْفِرُوْهُ،
إِنَّهُ هُوَ
الْغَفُوْرُ
الرَّحِيْمُ.
Khutbah kedua
الحمد
لله الذي ظهر
لأوليائه
بنعوت جلاله.
وأنار قلوب
أصفيائه
بمشاهدة صفات
كماله. وتحبب إلى
عباده بما
أسداه من إنعامه
وإفضائه.
أحمده سبحانه
حمد عبد أخلص
لله في أقواله
وأفعاله.
وأشهد أن لا
إله إلا الله
وحده لا شريك
له ولا معين
في تدبيره
وأفعاله.
وأشهد أن
محمدا عبده
ورسوله نبي
أنعم الله على
جميع أهل
الأرض ببعثه
وإرساله.
اللهم صل على
عبدك ورسولك
محمد وعلى
جميع أصحابه وآله
وسلم تسليما
كثيرا
Para Jama'ah kaum Muslimin rahimakumullah,
Marilah kita bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sesungguhnya
takwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala merupakan sandaran keselamatan.
Hendaklah kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala terhadap
berbagai kenikmatan dan kebaikan yang telah Dia anugerahkan. Kita juga wajib
untuk meniti jalan Salafush-Shalih, dan merenungkan kebenaran yang dibawa oleh
Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam, yang berupa al-Kitab dan
as-Sunnah.
Selanjutnya, perhatikanlah keadaan orang-orang kafir yang ada sebelum kita.
Mereka berlaku sombong di muka bumi, memiliki berbagai cita-cita, dan juga
menumpuk harta. Namun telah datang kepada mereka kematian yang menghancurkan
segala kesenangan. Ternyata ajal lebih dekat dibandingkan cita-cita mereka,
musibah menyerang dengan segera, tanpa menunda dan tanpa memberikan kesempatan.
Sehingga kenikmatan dunia berubah menjadi siksaan di akhirat.
Para Jama'ah kaum Muslimin rahimakumullah,
Marilah kita bertakwa kekpada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Marilah hitung
amal kita sebelum dihitung oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Amal kita
timbang sebelum ditimbang oleh Allah Yang Maha Kuasa. Persiapkan diri kita
menghadapi pertemuan yang paling besar dengan Allah Ta'ala. Sama sekali tidak
ada sesuatupun yang tersembunyi bagi-Nya.
فَإِذَا
نُفِخَ فِي
الصُّورِ
فَلآ أَنسَابَ
بَيْنَهُمْ
يَوْمَئِذٍ
وَلاَيَتَسَآءَلُونَ
{101} فَمَن
ثَقُلَتْ
مَوَازِينُهُ
فَأُوْلَئِكَ
هُمُ
الْمُفْلِحُونَ
{102} وَمَنْ خَفَّتْ
مَوَازِينُهُ
فَأُوْلَئِكَ
الَّذِينَ
خَسِرُوا
أَنفُسَهُمْ
فِي جَهَنَّمَ
خَالِدُونَ {103}
تَلْفَحُ
وُجُوهَهُمُ
النَّارُ
وَهُمْ
فِيهَا
كَالِحُونَ {104}
أَلَمْ
تَكُنْ
ءَايَاتِي
تُتْلَى
عَلَيْكُمْ فَكُنتُم
بِهَا
تُكَذِّبُونَ
{105} قَالُوا رَبَّنَا
غَلَبَتْ
عَلَيْنَا
شِقْوَتُنَا
وَكُنَّا
قَوْمًا
ضَآلِّينَ {106}
رَبَّنَآ
أَخْرِجْنَا
مِنْهَا
فَإِنْ
عُدْنَا
فَإِنَّا ظَالِمُونَ
{107} قَالَ
اخْسَئُوا
فِيهَا
وَلاَتُكَلِّمُونِ
{108} إِنَّهُ
كَانَ
فَرِيقٌ
مِّنْ عِبَادِي
يَقُولُونَ
رَبَّنَآ
ءَامَنَّا فَاغْفِرْ
لَنَا
وَارْحَمْنَا
وَأَنتَ خَيْرُ
الرَّاحِمِينَ
{109}
فَاتَّخَذْتُمُوهُمْ
سِخْرِيًّا
حَتَّى
أَنسَوْكُمْ
ذِكْرِي وَكُنتُم
مِّنْهُمْ
تَضْحَكُونَ
{110} إِنِّي جَزَيْتُهُمُ
الْيَوْمَ
بِمَاصَبَرُوا
أَنَّهُمْ
هُمُ
الْفَآئِزُونَ
{111}
Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara
mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya. Barangsiapa
yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang dapat
keberuntungan. Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah
orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka
Jahannam. Muka mereka dibakar api neraka, dan mereka di dalam neraka itu dalam
keadaan cacat. Bukanlah ayat-ayat-Ku telah dibacakan kepadamu sekalian, tetapi
kamu selalu mendustakannya? Mereka berkata:"Ya Rabb kami, kami telah
dikuasai oleh kejahatan kami, dan adalah kami orang-orang yang tersesat. Ya
Rabb kami, keluarkanlah kami daripadanya (dan kembalikanlah kami ke dunia),
maka jika kami kembali (juga kepada kekafiran), sesungguhnya kami adalah
orang-orang yang zalim". Allah berfirman:"Tinggallah dengan hina di
dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku. Sesungguhnya ada segolongan
dari hamba-hamba-Ku berdo'a (di dunia):"Ya Rabb kami, kami telah beriman,
maka ampunilah kami dan berilah kami rahmat dan Engkau adalah Pemberi rahmat
Yang Paling Baik.
Lalu kamu menjadikan mereka buah ejekan, sehingga (kesibukan) kamu mengejek
mereka, menjadikan kamu lupa mengingat Aku, dan adalah kamu selalu
mentertawakan mereka, Sesungguhnya Aku memberi balasan kepada mereka di hari
ini, karena kesabaran mereka;sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang
menang. (QS.al-Mukminun: 101-111)
إِنَّ
اللَّهَ
وَمَلَائِكَتَهُ
يُصَلُّونَ
عَلَى
النَّبِيِّ
يَا أَيُّهَا
الَّذِينَ
آمَنُوا
صَلُّوا
عَلَيْهِ
وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً
اَللَّهُمَّ
صَلِّ عَلَى
مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ
كَمَا
صَلَّيْتَ
عَلَى إِبْرَاهِيْمَ
وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ
حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ.
وَبَارِكْ
عَلَى
مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ
كَمَا بَارَكْتَ
عَلَى
إِبْرَاهِيْمَ
وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ
حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ.
رَبَّنَا
اغْفِرْ
لَنَا
وَلِإِخْوَانِنَا
الَّذِينَ
سَبَقُونَا
بِالْإِيمَانِ
وَلَا
تَجْعَلْ فِي
قُلُوبِنَا
غِلّاً لِّلَّذِينَ
آمَنُوا
رَبَّنَا
إِنَّكَ
رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
اللهم
افتح بيننا
وبين قومنا
بالحق وأنت
خير الفاتحين.
اللهم
إنا نسألك
علما نافعا
ورزقا طيبا
وعملا متقبلا
رَبَّنَا
آتِنَا فِي
الدُّنْيَا
حَسَنَةً وَفِي
الْآخِرَةِ
حَسَنَةً
وَقِنَا
عَذَابَ
النَّارِ
وصلى
الله على
نبينا محمد
وعلى آله
وصحبه َمَنْ
تَبِعَهُمْ
بِإِحْسَانٍ
إِلَى يَوْمِ
الدّيْن.
وَآخِرُ
دَعْوَانَا
أَنِ
الْحَمْدُ
لله رَبِّ
الْعَالَمِيْنَ
[Sumber : Majalah As-Sunnah,
Edisi 09 / Tahun XVI / Shafar, 1434 H].