Amanah
Rabu, 26 Maret
14
إِنّ
الْحَمْدَ
ِللهِ
نَحْمَدُهُ
وَنَسْتَعِيْنُهُ
وَنَسْتَغْفِرُهُ
وَنَعُوْذُ
بِاللهِ مِنْ
شُرُوْرِ
أَنْفُسِنَا
وَسَيّئَاتِ
أَعْمَالِنَا
مَنْ
يَهْدِهِ
اللهُ فَلاَ
مُضِلّ لَهُ
وَمَنْ
يُضْلِلْ
فَلاَ
هَادِيَ لَهُ
أَشْهَدُ
أَنْ لاَ
إِلهَ إِلاّ
اللهُ
وَأَشْهَدُ أَنّ
مُحَمّدًا
عَبْدُهُ
وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ
صَلّ وَسَلّمْ
عَلى
مُحَمّدٍ
وَعَلى آلِهِ
وِأَصْحَابِهِ
وَمَنْ
تَبِعَهُمْ
بِإِحْسَانٍ
إِلَى يَوْمِ
الدّيْن.
يَاأَيّهَا
الّذَيْنَ
آمَنُوْا
اتّقُوا اللهَ
حَقّ
تُقَاتِهِ
وَلاَ
تَمُوْتُنّ
إِلاّ
وَأَنْتُمْ
مُسْلِمُوْنَ
يَاأَيّهَا
النَاسُ
اتّقُوْا
رَبّكُمُ الّذِي
خَلَقَكُمْ
مِنْ نَفْسٍ
وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ
مِنْهَا
زَوْجَهَا
وَبَثّ
مِنْهُمَا
رِجَالاً
كَثِيْرًا
وَنِسَاءً
وَاتّقُوا
اللهَ الَذِي
تَسَاءَلُوْنَ
بِهِ وَاْلأَرْحَام
َ إِنّ اللهَ
كَانَ
عَلَيْكُمْ
رَقِيْبًا
يَاأَيّهَا
الّذِيْنَ
آمَنُوْا
اتّقُوا
اللهَ وَقُوْلُوْا
قَوْلاً
سَدِيْدًا
يُصْلِحْ
لَكُمْ
أَعْمَالَكُمْ
وَيَغْفِرْلَكُمْ
ذُنُوْبَكُمْ
وَمَنْ
يُطِعِ اللهَ
وَرَسُوْلَهُ
فَقَدْ فَازَ
فَوْزًا
عَظِيْمًا،
أَمّا بَعْدُ
...
فَأِنّ
أَصْدَقَ
الْحَدِيْثِ
كِتَابُ اللهِ،
وَخَيْرَ
الْهَدْىِ
هَدْىُ
مُحَمّدٍ
صَلّى الله
عَلَيْهِ
وَسَلّمَ،
وَشَرّ
اْلأُمُوْرِ
مُحْدَثَاتُهَا،
وَكُلّ
مُحْدَثَةٍ
بِدْعَةٌ
وَكُلّ
بِدْعَةٍ
ضَلاَلَةً،
وَكُلّ ضَلاَلَةِ
فِي النّارِ.
Kaum
Muslimin rahimakumullah !
Sesungguhnya amanah adalah memiliki nilai yang sangat besar di dalam agama
Allah ini. Oleh karena itu ada perintah untuk mewujudkan dan memperhatikannya.
Allah berfirman:
إِنَّ
اللهَ
يَأْمُرُكُمْ
أَن
تُؤَدُّوا اْلأَمَانَاتِ
إِلَى
أَهْلِهَا
Sesungguhnya
Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya (an-Nisa: 58)
Bahkan Allah Subhanahu wa Ta'ala menjadikan amanah sebagai salah satu
ukuran terpenting bagi kuatnya iman dan sebagai ciri khas utama orang-orang
mukmin. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَالَّذِينَ
هُمْ
لِأَمَانَاتِهِمْ
وَعَهْدِهِمْ
رَاعُونَ
Dan
orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya(al-Mukminun: 8)
Ma'asyiral muslimin rahimakumullah! Ayat terpenting yang menjelaskan
betapa pentingnya posisi dan kedudukan amanah ialah firman Allah ta'ala:
إِنَّا
عَرَضْنَا
الْأَمَانَةَ
عَلَى السَّمَاوَاتِ
وَالْأَرْضِ
وَالْجِبَالِ
فَأَبَيْنَ
أَنْ
يَحْمِلْنَهَا
وَأَشْفَقْنَ
مِنْهَا
وَحَمَلَهَا
الْإِنْسَانُ
إِنَّهُ
كَانَ
ظَلُومًا
جَهُولًا
Sesungguhnya
Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka
semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan
mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia
itu amat zalim dan amat bodoh (Al-Ahzab:
72)
Sungguh, ini adalah ayat penting yang menjelaskan pentingnya maslah ini dan
besarnya tanggung jawab yang harus dipikul. Betapa langit, bumi, dan
gunung-gunung merasa enggan memikul amanah tersebut, dan merasa ngeri terhadap
resiko yang akan ditanggungnya. Karena melalaikan amanah itu berarti berhadapan
dengan siksa dan hukuman.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
أد
الأمانة إلى
من ائتمنك ولا
تخن من خانك
"Tunaikanlah
amanah itu kepada orang yang mempercayakannya kepadamu. Dan janganlah kamu menghianati
orang yang menghianatimu"
Di dalam hadis lain juga disebutkan bahwa mengkhianati amanah adalah salah satu
sifat orang munafik. Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu meriwayatkan bahwa
Rasulullah bersabda:
آية
المنافق ثلاث
إذا حدث كذب
وإذا وعد أخلف
وإذا اؤتمن
خان
Tanda
orang munafiq ada tiga; jika berbicara berdusta, jika berjanji mengingkari, dan
jika diberi amanat berkhianat (HR.
al-Bukhari dan Muslim)
« لاَ
إِيمَانَ
لِمَنْ لاَ
أَمَانَةَ
لَهُ وَلاَ
دِينَ لِمَنْ
لاَ عَهْدَ
لَهُ »
"Tidak
ada iman bagi orang yang tidak menunaikan amanah. Dan tidak ada agama bagi
orang yang tidak menepati janji."
(al-Musnad)
Ibadallah! Renungkanlah betapa pentingnya amanah dan betapa berat tanggung
jawabnya. Beban ini tidak akan sanggup dipikul oleh orang-orang yang lemah lagi
kerdil dan orang-orang yang zalim lagi bodoh.
Kaum Muslimin rahimakumullah
Sebagian orang ada yang memahami bahwa amanah itu tidak lebih dari menjaga
titipan saja, padahal yang benar adalah menjaga titipan termasuk bagian dari
amanah karena amanah mengandung makna yang luas.
Para ulama sepakat bahwa yang dimaksud dengan amanah di dalam surat al-Ahzab
ayat 72 ialah seluruh perintah agama.
Ibadallah ! sesungguhnya amanah terbesar yang dipikul seorang muslim ialah
amanah mentauhidkan Allah Subhanahu wa Ta'ala sedangkan perbuatan
menyekutukan Allah dengan sesuatu merupakan kezaliman yang paling besar dan
pengkhianatan yang paling berat.
Memegang teguh sunnah nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mengikuti
generasi salaf adalah amanah. Sementara bergentayangan di atas kebid'ahan dan
kesesatan adalah pengkhianatan terhadap Allah dan RasulNya. Padahal Allah
berfirman
يَا
أَيُّهَا
الَّذِينَ
آَمَنُوا لَا
تَخُونُوا
اللَّهَ
وَالرَّسُولَ
وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ
وَأَنْتُمْ
تَعْلَمُونَ
Hai orang-orang
beriman, janganlah kamu,mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan juga
janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang
kamu mengetahui (al-Anfal:
27)
Menjadikan syari'at Allah sebagai landasan hukum dan menetapkan hukum
berdasarkan kitab Allah dan Sunnah RasulNya adalah amanah. Sementara berhukum
kepada syari'at diluar syari'at Allah seperti undang-undang jahiliah adalah
pengkianat terhadap amanah yang diberikan Allah Subhanahu wa Ta'ala .
Begitu juga segala bentuk ibadah dan macam-macamnya adalah amanah di pundak
setiap muslim. Maka wudhu adalah amanah, mandi janabah adalah amanah, shalat
adalah amanah, zakat adalah amanah, puasa, haji dan ibadah-ibadah lainnya
adalah amanah.
Kaum Muslimin rahimakumullah
Memperaktekan kejujuran, kesetiaan, kebajikan, menyambung tali persaudaraan
adalah amanah kebalikannya adalah khianat.
Melaksanakan tugas yang dibebankan pimpinan kepada para pegawai dan karyawan
adalah amanah di pundak mereka sementara mengabaikannya adalah khianat
Para ulama, pengajar, pelajar, mahasiswa dan sarjana harus menunaikan amanah
yang ada di pundak mereka dengan mengamalkan ilmu yang mereka dapatkan dan
menyampaikannya kepada orang lain.
Waktu luang, masa muda, kekuatan, kesehatan adalah amanah siapa yang
menyia-nyiakan kesempatan itu maka mereka telah khianat.
Anggota badan seperti telinga, mata, hati, lidah adalah amanah dan titipan di
tangan seorang muslim yang harus digunakan untuk melakukan sesuatu yang
diridhoi Allah Subhanahu wa Ta'ala
إِنَّ
السَّمْعَ
وَالْبَصَرَ
وَالْفُؤَادَ
كُلُّ
أُوْلاَئِكَ
كَانَ عَنْهُ
مَسْئُولاً
Sesungguhnya
pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta
pertanggunganjawabnya
(al-Isra: 36)
Hubungan pernikahan dan urusan keluarga adalah amanah yang ada diantara suami
istri dan anggota keluarga, maka pergaulilah mereka dengan baik.
Anak-anak adalah amanah di pundak para ayah dan ibu yang harus dididik dan
dibina dengan baik dan benar, dan harus dilindungi dari teman-teman yang jahat.
Wanita adalah amanah, menutup aurat, menjaga kehormatan diri, dan menjauhi
laki-laki asing yang bukan mahramnya adalah amanah baginya
Harta public atau harta pribadi adalah amanah ditangan pemegangnya yang harus
dikelola berdasarkan hukum-hukum syar'i.
Demikianlah kita telah memahami pengertian dari kata "amanah" yang
agung ini. Dan tidak heran apabila alam semesta ini merasa keberatan untuk
memikulnya. Maka setiap manusia tidak boleh meremehkan atau melalaikan amanah
dalam segala pengertiannya.
أقول
قولي هذا وأستغفر
الله لي ولكم
ولجميع
المسلمين
فاستغفروه
وتوبوا إليه
إنه كان
للأوابين
غفورا
Khutbah
Kedua
الحمد
لله والصلاة
والسلام على
رسول الله وعلى
آله وصحبه
وسلم، أما
بعد:
Kaum
Muslimin rahimakumullah
Ketahuilah bahwa anda semua memikul amanah di muka bumi ini. Setiap orang
memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dan anda semua akan dimintai
pertanggungjawaban di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala atas amanah
tersebut. Apakah anda menjaganya dengan baik? Ataukah menyia-nyiakannya? Karena
di dalam sebuah hadis riwayat Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu dikatakan
bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
كلكم
راع وكلكم
مسؤول عن
رعيته
Setiap
kamu adalah pemimpin dan setiap kamu akan ditanya tentang kepemimpinannya (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Ikutilah jejak generasi salaf yang telah membuat contoh-contoh mengagumkan
dalam menjaga amanah.
Rasulullah dikenal oleh kaumnya dengan ash-Shadiq al-Amin (orang yang jujur
lagi terpercaya), Nabi Musa diberi predikat al-qawiy al-amin (orang yang kuat
lagi terpercaya), Nabi Yusuf al-makin al-amin (orang yang berkedudukan tinggi
lagi terpercaya).
Namun, ada hadits yang menyebutkan bahwa amanah akan dicabut dari muka bumi
pada akhir zaman, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
ينام
الرجل النومة
فتقبض
الأمانة من
قلبه...
Seseorang
akan tidur lalu amanah dicabut dari dalam hatinya…
إذا
ضيعت الأمانة
فانتظر
الساعة
Apabila
amanah telah disia siakan maka tunggulah Hari Kiamat
Marilah kita menjaga amanah dan melaksanakannya dengan sebaik-baiknya.
Mudah-mudahan kita semua diberi kekuatan oleh Allah untuk melaksanakan amanah
dan tanggung jawab masing-masing dengan sebaik-baiknya
إِنَّ
اللَّهَ
وَمَلَائِكَتَهُ
يُصَلُّونَ
عَلَى
النَّبِيِّ
يَا أَيُّهَا
الَّذِينَ
آمَنُوا
صَلُّوا
عَلَيْهِ
وَسَلِّمُوا
تَسْلِيماً
اَللَّهُمَّ
صَلِّ عَلَى
مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ
كَمَا
صَلَّيْتَ
عَلَى إِبْرَاهِيْمَ
وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ
حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ.
وَبَارِكْ
عَلَى
مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ
مُحَمَّدٍ
كَمَا بَارَكْتَ
عَلَى
إِبْرَاهِيْمَ
وَعَلَى آلِ
إِبْرَاهِيْمَ،
إِنَّكَ
حَمِيْدٌ
مَجِيْدٌ.
رَبَّنَا
اغْفِرْ
لَنَا
وَلِإِخْوَانِنَا
الَّذِينَ
سَبَقُونَا
بِالْإِيمَانِ
وَلَا
تَجْعَلْ فِي
قُلُوبِنَا
غِلّاً لِّلَّذِينَ
آمَنُوا
رَبَّنَا
إِنَّكَ
رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
اللهم
افتح بيننا
وبين قومنا
بالحق وأنت
خير الفاتحين.
اللهم
إنا نسألك
علما نافعا
ورزقا طيبا
وعملا متقبلا
رَبَّنَا
آتِنَا فِي
الدُّنْيَا
حَسَنَةً وَفِي
الْآخِرَةِ
حَسَنَةً
وَقِنَا
عَذَابَ
النَّارِ
وصلى
الله على
نبينا محمد
وعلى آله
وصحبه و َمَنْ
تَبِعَهُمْ
بِإِحْسَانٍ
إِلَى يَوْمِ
الدّيْن.
وَآخِرُ
دَعْوَانَا
أَنِ
الْحَمْدُ
لله رَبِّ
الْعَالَمِيْنَ
Sumber :
Diringkas dari Khutbah Jum'at Masjidil Haram, Syaikh Dr. Abdurrahman As-Sudais